Lagi Nelpon Dengan HP Sambil Dicharge, Usman Tewas Tersengat Listrik

Ilustrasi.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Gara-gara listrik sering mati hidup berakibat fatal, bahkan sampai merenggut nyawa. Sangat tragis, Selasa (1/2/2016),  sekitar pukul 21.00 Wib. Salah seorang warga Desa Punti Kalo Kecamatan Sumay tewas akibat tersengat aliran listrik.

Misniati, warga Punti Kalo kepada Teboonline.com menuturkan, semalam mendengar suara jeritan minta tolong dari belakang rumahnya. "Pas dibelakang rumah saya,  tadi malam ada suara warga menjerit minta tolong, mendengar itu semua warga langsung berlari keluar, pas dilihat sangat tragis,  ternyata ada warga yang kesetrum aliran listrik, dalam kondisi telah meninggal dunia," ujarnya meyakini.

Korban tidak lain adalah Usman yang beralamat di RT 03, Dusun Tangkit, Desa Puntikalo, Kecamatan Sumay sangat mengenaskan. Sekujur tubuhnya muncul kebiru-biruan akibat tingginya tegangan arus listrik.

Istri korban Marwiyah melihat langsung kejadian tersebut langsung shock.

Seperti disampaikan Istri korban, kejadiannya berawal ketika korban menghidupkan mesin listrik genset. Malam itu kondisi listrik dirumahnya sedang padam.

"Karena lampu PLN mati. Sedangkan korban pada waktu itu sambil telpon dengan kondisi Hp dalam keadaan dicharge," ujar Istri korban,

"lalu tanpa disadarinya lampu PLN sudah hidup sehingga terjadi dua arus yang masuk dari mesin genset dan arus listri PLN. Disanalah korban tersengat listrik melalui hp korban, karena korban lupa mematikan NCB arus PLN. Korban juga mengalami luka bakar di bagian telapak tangan korban dan di bagian pipi kirinya,"  bebernya. (crew)

Related News