Kwalitas Air Sungai Batang Tebo Memperihatinkan, KLHD Minta Warga Berhati - hati

Ilustrasi.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Buruknya kwalitas air sungai Batang Tebo yang mengakibatkan sejumlah warga sekitar sedikit terganggu. Pasalnya, kondisi air sungai tersebut sudah sangat keruh sehingga warga yang berada di lingkungan sekitar tidak bisa menggunakan air itu.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Tebo, Riswan, mengatakan bahwa hari (kemarin tanggal 2/3,red) pihaknya turun ke sungai batang Tebo mengambil sample untuk menentukan kadar air itu, dikarenakan kekeruhan air sungai batang tebo sangat tinggi bahkan sudah sampai ketahap memprihatinkan.

"Secara kasat mata airnya sudah sangat memprihatinkan, makanya kita turunkan beberapa anggota untuk pengambilan sample," sebutnya, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu (2/3).

Dikatakan Riswan, bahwa kekeruhan air ini sangat berdampak pada warga untuk keperluan Mandi Cuci dan Kakus (MCK) dan hewan yang hidup di air itu.

"Selain berdampak pada warga sekitar, hewan yang ada di dalam air itu juga akan terkena dampaknya," jelasnya.

Diakui Riswan, bahwa untuk pengambilan sample air sungai Batang Tebo itu memang sudah menjadi kegiatan rutin KLH untuk melakukan pengambilan sample setiap 3 (tiga) bulan sekali, hal ini dilakukan karena sudah mendapat perhatian serius dari menteri LH melalui Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) regional Sumatra pada tahun 2010 silam.

"Kita lakukan pengecekan setiap 3 bulan sekali, ini memang sudah kegiatan rutin KLH untuk laporan ke provinsi," ujarnya.

Saat ditanya apakah penyebab keruhnya air itu ada kaitannya dengan penambang emas atau limbah perusahaan yang sengaja dibuang ke sungai, untuk sementara, Riswan belum bisa memastikan apa penyebabnya.

"Kita belum bisa memastikan apa penyebabnya, bisa saja air ini menjadi keruh akibat penambang emas atau bisa juga akibat limbah perusahaan. Kalau limbah perusahaan rasanya tidak ada, tapi dak tau juga kalau perusahaan yang dari bungo. Yang jelas kita akan mengetahui kadar dan penyebanya sekitar 2 minggu lagi," tegasnya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada warga yang berada disekitar parairan sungai Batang Tebo untuk lebih hati-hati menggunakan air itu.

"Kita minta warga hati-hati, jangan sampai warga yang menggunakan air itu berdampak pada kesehatan, " pintanya. (crew)

Related News