Kapolres Tebo, Bakal Panggil Terlapor Dan Saksi Kasus Dapodik.


Kapolres Tebo AKBP Aman Guntoro saat
dikonfirmasi Wartawan.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Kapolres Tebo, AKBP Aman Guntoro segera panggil Terlapor dan Saksi terkait dugaan Kasus Hacker Dapodik Di SDN 121/VIII Desa Sukadamai Kecamatan Rimbo Ulu. Hal tersebut dikatakan Kapolres Tebo AKBP Aman Guntoro saat dikonfirmasi teboonline.com Via Hand Phone, Kamis (17/3).

Banyaknya Kasus yang masuk ke Polres Tebo yang harus ditangani seperti Kasus LAJ yang melibatkan 90 Orang yang harus dituntaskan, sehingga kasus dugaan Dapodik yang dilaporkan Zamani,S.Pd sampai saat sekarang ini Terlapor dan Saksi belum dipanggil oleh pihak Polres Tebo.

”Benar, Kasus dugaan Hacker Dapodik Pelapor Zamani, S.Pd sudah masuk dan sampai ke meja Saya. Dalam waktu dekat ini, Terlapor dan Saksi akan kita panggil,” tandas AKBP Aman Guntoro.

Zamani, S.Pd Guru SDN 121/VIII Sukadamai Kecamatan Rimbo Ulu, korban dugaan Hacker Dapodik, kepada teboonline.com mengatakan, masalah data Dapodik miliknya yang diduga di Hacker sampai saat sekarang ini semakin runyam dan berantakan dan belum kembali valid.

”Pihak SDN 121/VIII atau Operator Sekolahan, angkat tangan belum bisa memvalidkan Dapodik Saya. Sementara, pihak UPTD Dikbudpora Rimbo Ulu tidak tahu menahu tentang Dapodik dan persoalanya dikembalikan kepihak Operator Sekolah masing-masing," ungkap Zamani, pada teboonline.com, Jumat (18/3).

Pihak Dikbudpora Kabupaten Tebo, melalui Kasi Dapodik Atri Nurija,S.Pd dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah mengupayakan untuk memvalidkan kembali Dapodik milik guru yang tidak Valid, termasuk Dapodik  milik Zamani. Kita sudah urus semua itu sampai ke Batam, Bandung dan Jakarta. Namun, sampai saat ini hasilnya belum bisa memvalidkan Dapodik tersebut," jelas Atri Nurija. (zam)

Related News