Forum Guru Honorer K-2 Tebo Desak Dewan Bentuk Pansus, Terkait BKPP Tebo Keluarkan SK CPNS Kepada 8 Honor K-2 Diduga Bodong

Forum Guru Honorer K-2 Tebo saat bertemu Wakil Ketua DPRD Tebo Syamsurizal, Selasa (15/3). Forum ini minta
agar DPRD Tebo membentuk Pansus K-2.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Forum Honorer Kategori 2 (K-2) Kabupaten Tebo, Selasa kemarin (15/3) mendatangi kantor DPRD Kabupaten Tebo. Kedatangan anggota forum honorer K-2 yang berjumlah lima orang tersebut diterima oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tebo, Syamsurizal.

Salah seorang anggota forum honorer K-2 Tebo yang turut hadir dalam rombongan di DPRD Tebo saat itu, Kuswanti kepada awak media mengatakan bahwa kedatangannya di DPRD untuk mendesak DPRD Tebo segera membentuk Pansus (Panitia Khusus) untuk menangani persoalan honorer K-2 Tebo yang saat ini kian meruncing.

Seperti, ada sekitar 8 orang lebih tenaga Guru honorere K-2 Tebo yang saat ferivikasi data tahun lalu dinyatakan lolos oleh pihak BKPP Tebo. Namun, nama tersebut diketahui menggunakan data yang diduga bodong (Palsu_red) dan bahkan 5 diantaranya saat ini masih dalam proses penyidikan di Polres Tebo.

Namun, diawal bulan Maret 2016 ini, 8 orang nama tersebut secara diam – diam, BKPP Tebo mengeluarkan SK CPNSnya secara bertahap dan menurut informasi, diduga perorangnya dipungut biaya sebesar Rp 60 Juta/orang untuk biaya proses SK CPNS melalui orang suruhan.

“Diawal bulan ini ada 8 orang Honorer K-2 diduga bodong yang SK CPNSnya baru saja dikeluarkan sama BKPP Tebo secara diam - diam, karena itulah kami forum honorer K-2 minta DPRD Tebo untuk mengusut tuntas kejadian ini dengan membentuk Pansus K-2,” ujar Kuswanti, usai pertemuan dengan Waka DPRD Tebo.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Tebo Syamsurizal saat dikonfirmasi Teboonline.com membenarkan bahwa ada permintaan DPRD Tebo untuk membentuk Pansus K-2. Namun, pembentukan Pansus perlu proses dan menggunakan mekanisme. Dirinya pun tidak bisa berjanji, namun dengan keras ia menegaskan akan mengungkap SK CPNS yang baru saja diberikan kepada para honorer K-2 Tebo yang diduga bodong.

“Kita akan tindak lanjuti ini, bila perlu akan kita surati pihak – pihak yang berkompeten dipusat yang mengeluarkan SK CPNS kepada honor K-2 diduga bodong ini,” tegas Iday sapaan Syamsurizal saat menerima perwakilan forum honorer K-2 ini.

Kepala BKPP Kabupaten Tebo, Kamal Efendi sebelumnya saat dikonfirmasi Teboonline.com membenarkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan SK CPNS kepada 8 orang tenaga honorer K-2 Tebo diduga bodong secara bertahap baru – baru ini. (crew)
   


Related News