Wednesday, February 24, 2016

Polres Tebo dan Pemerintahan Kelurahan Wirotho Agung menggelar sosialisasi bahaya radikalisme
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Polres  Tebo, menggelar sosialisasi Bimbingan Ketertiban Masyarakat (Bimtibmas), bertempat di aula Kantor Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang (24/2) dihadiri oleh KBO Sat Binmas Polres Tebo, Kanit Binmas Polsek Rimbo Bujang, Lurah, Kasi Pem, Kasi Tramtib,Tokoh masyakat Tokoh Adat,Tokoh Agama, Ketua RW dan Ketua RT se Kelurahan Wirotho Agung.

KBO Sat Binmas Polres tebo, IPTU Asep Hermana dalam paparan sosialisasinya menyampaikan seputar Radikalisme, yang saat ini gerakan Radikalisme yang mengatas namakan Komunitas, organisasi, lembaga sosial kemasyarakatan yang berkedok sosial, keagamaan dan lainnya sudah banyak merambah ke daerah - daerah di Indonesia yang dapat merusak tatanan kehidupan masyarakat dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Gerakan paham radikalisme, baik melalui organisasi, Kelompok agama pada umumnya menyelusupi dan merekrut kalangan generasi muda, pelajar, mahasiswa, tokoh agama dan lainnya yang di iming- imingi kemewahan dan misi jihad fisabilillah yang ujung - ujungnya kepada perbuatan terorisme yang menjadi musuh pemerintah dan rakyat indonesia.

”Kepada seluruh masyarakat, supaya berhati-hati dan jangan terpengaruh dengan organisasi atau kelompok Radikalisme, yang akan menghancurkan tatanan kehiduppan masyarakat,” tegas IPTU Asep Hermana.

Kanit Binmas Polsek Rimbo Bujang, AIPDA Ngadiman dalam pemaparannya menyampaikan tentang Kamtibmas, Narkoba, kesimpang siuran pengetrapan sanksi hukum adat yang bertetangan dengan KUHAP, tindak kejahatan Curanmor dan lainnya.

”Bagi masyarakat yang mengetahui tindak kejahatan supaya melaporkan ke pihak yang berwajib,” Papar AIPDA Ngadiman.

Tindak kejahatan Curanmor, pada umumnya korban kurang hati-hati dan sembarangan dalam menempatkan atau memparkirkan kendaraannya, sehingga pelaku Curanmor mendapat peluang kesempatan. Penyalahgunaan Narkoba perlu mendapat perhatian serius oleh seluruh elemen masyarakat.

”Bagi masyarakat agar berhati-hati dalam memparkirkan kendaraanya jangan disembarang tempat.
Dan bagi masyarakat yang keluarganya ada pelaku penyalah gunaan narkoba belum kronis, jangan takut melapor ke Polisi agar segera mendapatkan Rehabilitasi, bila masyarakat mengetahui pemakai dan pengedar narkoba profesional agar melapor ke Polisi dan pelapor akan mendapat Perlindungan dari aparat,” ujar AIPDA Ngadiman.

Lurah Wirotho Agung, dalam sambutannya berharap kepada Ketua RW, Ketua RT dan tokoh masyarakat agar dapat menciptakan Kamtibmas di wilayahnya.

"Diharapkan agar Ketua RW, Ketua RT dan tokoh masyarat dapat membantu tugas Kepolisian dengan melaporkan segera apabila ada kejadian tindak kejahatan di jalurnya,” harap Soedjarijo, Lurah Wirotho Agung. (asa/zam).