Pol PP Tebo Antisipasi Eksodus PSK Kalijodo

TAUFIK KHALDY.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Sebagian Pekerja Seks Komersial (PSK) di kawasan prostitusi Kalijodo, Jakarta, dikabarkan telah meninggalkan tempat itu.

Hal itu setelah ada surat edaran dari Pemerintah Kota Jakarta Utara tentang penutupan dan penertiban kawasan tersebut.

Untuk antisipasi eksodus PSK dari Kalijodo, Satpol PP Kabupaten Tebo terus
siagakan anggota untuk mengawasi wilayah Kabupaten Tebo. Hal itu dikatakan
Taufik Khaldi Kepala Satuan Pol PP Tebo.

"Tidak menutup kemungkinan wilayah Kabupaten Tebo menjadi tujuan para PSK asal Kalijodo," ujar Kasat Pol PP Tebo pada awak media, Rabu (24/2).

"Tapi kami tidak khawatir karena sebelum ada rencana pembongkaran di
Kalijodo pun, hampir setiap hari kami lakukan pemantauan di Tebo," katanya
lagi.

Bahkan, lanjut dia, sebelumnya Pol PP Tebo telah melakukan razia dibeberapa
tempat yang dianggap rawan aktivitas PSK, diantaranya di tempat hiburan
malam dan hotel.

"Memang prostitusi tidak mungkin bisa hilang. Tapi sebisa mungkin
diupayakan mempersempit ruang gerak mereka. Meski di Tebo tidak ada lokasi
khusus prostitusi, namun kita tetap melakukan pengawasan," ucapnya.

Selain pengawasan yang dilakukan Sat Pol PP, Taufik menghimbau kepada
seluruh masyarakat Tebo agar ikut melakukan pemantauan. Jika ditemukan
adanya aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak yang
berkompeten terutama Sat Pol PP.

"Jika ada aktivitas yang mencurigakan cepat laporkan ke kita, secepatnya
akan kita tindak lanjut," pungkasnya. (crew)

Related News