Pengurus BKAD Kebakaran Jenggot, MAD PNPM Rimbo Bujang Nyaris Deadlock

Rapat MAD PNPM Rimbo Bujang jilid II.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Rapat Musyawarah Antar Desa (MAD) PNPM Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Jilid II , digelar Rabu (10/2) bertempat di Aula Kantor Camat Rimbo Bujang dihadiri oleh  Faskab Tebo, Camat Rimbo Bujang, BKAD, UPK, Lurah, Kades dan anggota BKD se Rimbo Bujang.

Forum MAD ini, merupakan MAD Jilid II mengagendakan Laporan pertanggung jawaban (LPJ)
Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Artha makmur Tahun Angaran 2015, setelah MAD sebelumnya ricuh dan mempending LPJ tersebut. Dalam MAD Jilid II ini, LPJ UPK Artha Makmur Tahun Anggaran 2015 setelah dibacakan oleh pihak Stakeholder dan diteliti oleh anggota BKD, dinyatakan resmi diterima oleh forum.

Dilanjutkan pemilihan Bendahara BKAD secara poting, dan terpilih Jiman.ST dari Desa Perintis.Yang sebelumnya sempat terjadi kericuhan diforum dan nyaris deadlock. Namun, berkat tampilnya seorang anggota BKD Soedjarijo yang nota benenya lurah Worotho Agung sebagai mediator, maka pemilihan Bendahara BKD berjalan sukses.

Forum melanjutkan agenda rolling staf UPK. Namun, rolling staf ini tidak dapat di lanjutkan karena forum kembali ricuh dan memanas, anggota BKD saling bersitegang dan lain argumentasi.

Forum semakin memanas dan tegang,  terkait tindakan kebijakan pihak pengurus BKAD yang di ketuai Agus Jasmanto melakukan penjaringan dan perekrutan tenaga kerja baru PNPM secara internal tanpa melalui forum MAD. Tindakan kebijakan Ketua BKD dianggap sudah melanggar peraturan yang ada dan melanggar AD/ART PNPM.

Akhirnya anggota BKD pemegang hak suara tertinggi berang dan kesal. Forum MAD Menyepakati, membatalkan perekrutan tenaga kerja baru PNPM hasil prodak BKAD. Akhirnya, pihak BKAD kebakaran jenggot.

Ketua UPK Artha Makmur Rimbo Bujang, Sularno dikonfirmasi menyebutkan, pihaknya membenarkan Forum MAD Jilid II (lanjutan - red) berjalan cukup alot, namun akhirnya bisa selesai juga.     

”Alhamdulillah, akhirnya forum MAD bisa menerima LPJ UPK Artha Makmur tahun anggaran 2015. Kita semua berharap semua elemen pengurus dan pelaku PNPM dapat bersinergi dan menjalankan tugasnya sesuai Rel atau Tupoksinya," tutur Sularno Ketua UPK, pada Teboonline.com, Rabu (10/2).

Sementara itu, Soedjarijo Anggota BKD dari Kelurahan Wirotho Agung dikonfirmasi mengatakan, program PNPM miliknya masyarakat untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan. Masyarakat punya hak mengawasi dan mengkritisi kinerja pelaku PNPM demi kemajuan program pemerintah ini.

”Kami selaku anggota BKD berharap pelaku PNPM dengan profesional dan proforsional untuk kemajuan PNPM Rmbo Bujang dimasa mendatang," harap Soedjarijo, yang notabene Lurah Wirotho Agung. (asa)

Related News