Monday, February 29, 2016

FEBY HARYANTO.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Operasi Simpatik lalu lintas demi mewujudkan Kawasan
Tertib Lalu Lintas (KTL) juga akan dilakukan di Kabupaten Tebo.

Dan dalam operasi serentak diseluruh indonesia ini juga akan dilaksanakan selama 21 hari. Hal ini dikatakan langsung oleh Kasat Lantas polres Tebo, Feby Haryanto saat dikonfirmasi Teboonline.com.

"Dari Tanggal 1 (hari ini, red) hingga 21 Maret kita akan melakukan Operasi simpatik," ungkap Feby.

Dan untuk jumlah personel yang akan diturunkan dalam pelaksanaan operasi simpatik ini, lanjut Feby, belum dapat dipastikan jumlahnya. Namun jika untuk kisaran itu berkemungkinan ada sekitar 30 personil yang siap melaksanakan tugas operasi.

"Personil yang diturunkan sekitar 30 orang. dan untuk penertiban akan dilakukan dirute biasa antara simpang tugu hingga batas wilayah Lapas Tebo," terangnya.

Dalam operasi inipun, Feby menyebutkan bahwa bukan hanya anggota Kepolisian saja yang melakukan razia dalam operasi simpatik, akan tetapi Tentara Nasional Indonesia (TNI) hingga Dinas Perhubungan juga ikut bekerja sama dalam mewujudkan KTL.

"Untuk Keterlibatan, selain anggota Kepolisian, TNI hingga Dishub juga diikut libatkan," ujarnya.

Lebih jauh dijelaskannya, target razia operasi simpatik diperuntukkan untuk semua jenis kalangan, baik itu kalangan pelajar, hingga masyarakat. Dan raziapun bukan hanya diprioritaskan kepada kendaraan roda dua, tapi roda empat juga ikut dirazia.

"Untuk target penertiban ditujukan ke semua kalangan, baik yang menggunakan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat," ucapnya.

Maka dari itu, diharapkan untuk semua elemen masyarakat Kabupaten Tebo dan sekitarnya bisa berkendara dengan tertib agar tercipta KTL yang selema ini memang diharapkan khalayak ramai. Dan untuk ketertiban tersebut bukan hanya semata karena adanya Razia atau operasi simpatik
saja, namun bisa dilakukan secara terus menerus. (crew)