Kemaluan Bujang Ejakulasi Dulu Saat Akan Dimasukan Ketika Perkosa Adik Ipar

Zukri Bujang, pelaku pemerkosa adik ipar.
TEBOONLINE.COM, MUAROTEBO - Sedih sungguh nasib gadis belia ini, Sebut Saja Mawar (19), warga Desa Teluk Singkawang Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo. Dirinya harus kehilangan kegadisannya di tangan kakak Iparnya sendiri.

Pria Bejat tersebut ialah Zukri Bujang (47) warga Desa Teluk Sngkawang Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo yang merupakan kakak ipar korban.

Menurut keterangan korban, Kejadian tersebut berawal saat korban meminta pelaku (Kakak ipar korban_red) untuk mengantar korban mengambil Ijazah ke Pesantren Nurul Jalal Muaro Tebo pada hari Minggu (10/1) sekitar pukul 10.00 Wib.

Setelah mengambil ijazah tersebut, sekitar pukul 15.00 Wib Pelaku lalu mengajak korban pergi ke PT TPIL untuk menemui keluarga pelaku, namun ternyata itu hanya modus pelaku saja. Sampai di sana pelaku langsung membawa korban ke sebuah pondok di kebun sawit di Desa Kandang Kecamatan Tebo Tengah, korban pun diancam akan dibunuh jika berteriak.

Pelaku langsung membuka seluruh pakaian korban. Pipi dan dada korban langsung diciumi dan menjilati kemaluan korban. Setelah itu pelaku langsung memerkosa korban. Setelah selesai, korban pun langsung dibawa pulang ke rumah sambil diancam akan dibunuh jika menceritakan ke keluarga oleh pelaku.

Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Sahlan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dirinya mengatakan bahwa setelah mendapat laporan dari korban pada Sabtu (30/1), pihaknya langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

"Setelah mendapat laporan dari korban, kta langsung melakukan penangakapan terhadapa pelaku," ujar Sahlan.

Sahlan juga menambahkan, dari keterangan pelaku, pelaku melalukan pemerkosaan tersebut karena terpesona dengan kemolekan dan kecantikan korban. "Pelaku mengaku telah memperkosa korban karena tertarik oleh kecantikan korban," ujar sahlan.

Namun, pelaku mengaku belum sempat melakukan penetrasi, karena saat ingin memasukkan kemaluannya pelaku langsung ejakulasi. "Pelaku akan diancam dengan Pasal 285 KUHP junto Pasal 289 KUHP. Dangan ancaman 15 Tahun pejara," tuntas Sahlan. (crew)

Related News