Wednesday, February 17, 2016

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Akhirnya, Guru SDN 121/VIII Sukadamai Kecamatan Rimbo Ulu, korban dugaan Hacker Dapodik, Rabu siang tadi (17/2) telah lapor ke Polres Tebo.

Zamani,S.Pd, yang notabene Guru SDN 121/VIII Sukadamai, salah seorang dugaan korban Hacker Data Pokok Pendidik (Dapodik) mengaku telah mendatangi Mapolres Tebo, untuk melaporkan kejadian Hacker Dapodik atas nama Zamani.S.Pd dan temanya Endang Sunarsih, diterima oleh petugas Kasat Reskrim Polres Tebo.

"Benar, hari ini saya melapor di Polres Tebo dan diterima di ruangan bagian Reskrim," ungkap Zamani, pada teboonline.com, Rabu (17/2).

Imbuh Zamani, setelah pihak Polres Tebo melakukan Koordinasi dengan pihak Dikbudpora Tebo, melalui Dumyati.S.Pd kabid Dikdas, pihaknya berjanji, Kamis (18/2) memanggil Kepala UPTD Dikbudpora Rimbo Ulu Joko Priyono.S.Pd dan Kepala UPTD Dikbudppora Rimbo Bujang Haidir.S.Pd serta Pelapor dan Terlapor.

Kesimpulannya, laporan dugaan Hacker Dapodik ditanggapi oleh pihak Polres Tebo. Namun, pihak Polres Tebo setelah melakukan koordinasi dengan pihak Dikbudpora Tebo, memberikan tenggang waktu kepada Dikbudpora Tebo sampai dengan tanggal 29 Februari 2016 untuk menyelesaikan Kasus Hacker Dapodik secara internal.

”kita berikan waktu sampai 29 Februari 2016, Dikbudpora menyelesaikan Kasus duagan Hacker Dapodik secera internal. Kita berjanji, apabila pada limit waktu tersebut pihak Dikbudpora tidak bisa memvalidkan Dapodik milik Zamani.S.Pd dan Endang Sunarsih, maka pihak Polres Tebo akan menindak lanjuti Pelapor dan Terlapor terkait dugaan Kasus Hacker Dapodik di SDN 121/VIII Sukadamai. Sangat disayangkan, pihak Dikbudpora tebo tidak tanggap dan segera menyelesaikan kasus diinternal, seharusnya apabila Dikbudpora segera tanggap maka korban tidak menempuh jalur hukum," tegas Sumber di Polres Tebo yang tak mau disebut namanya. (Tim).