Wednesday, February 3, 2016

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Dua oknum pejabat Tebo dilaporkan ke Polisi. Dua oknum pejabat ini yakni HM dan LA dilaporkan oleh IR (25) ke Polres Tebo. Warga Kecamatan VII Koto ini melaporkan dua oknum pejabat tersebut karena merasa ditipu.

Kasus penipuan ini terjadi pada tahun 2014 kemarin. Saat itu, Kabupaten Tebo mendapatkan jatah tes CPNS melalui jalur umum. IR pun dijanjikan bisa diluluskan dengan syarat menyerahkan sejumlah uang.

Sayangnya, setelah IR memberikan uang sebesar Rp 200 juta melalui transfer dari Bank BRI ke Bank BPD Jambi an CV Purwa Raka Daya, apa yang dijanjikan HM dan LA tidak terealisasi. IR pun minta uangnya dikembalikan. Karena uangnya tak kunjung dikembalikan, IR akhirnya melaporkan hal itu ke Polres Tebo.

Adanya laporan tersebut dibenarkan oleh Kapolres Tebo AKBP Aman Guntoro, "Iya ada yang melaporkan dua pejabat Tebo atas dugaan penipuan," ujar Kapolres saat dikonfirmasi sejumlah Wartawan, Rabu (3/2).

Namun, lanjut Kapolres, laporan tersebut sudah ditarik oleh si pelapor. "Sudah dilakukan upaya damai secara kekeluargaan. Pelapor dan terlapor sudah sepakat damai. Dan pelapor juga sudah menarik laporannya," pungkas Kapolres. (tim)