Dipenghujung Masa Jabatan, Sukandar Bakal Rombak Kabinet Secara Besar - besaran

Jabatan Suka - Hamdi sebagai Bupati & Wakil Bupati Tebo
bakal berakhir pada 27 Agustus 2016 dan dalam pekan ini
Suka - Hamdi bakal merombak kabinetnya.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Pemerintah Kabupaten Tebo dalam pekan ini bakal melakukan perombakan kabinet secara besar-besaran. Bahkan dapat
pastikan perombakan Kabinet ini merupakan perombakan terakhir
pemerintahan Suka-Hamdi, mengingat masa jabatan Bupati dan Wakil
Bupati Tebo yang akan berakhir 27 Agustus Mendatang.

Hal tersebut juga sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015,
tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota. Pasal 71 ayat ayat 2
diatur pula bahwa petahana atau incumbent dilarang melakukan
penggantian pejabat 6 bulan sebelum masa jabatannya berakhir. Artinya,
Bupati Tebo, Sukandar Hanya bisa melakukan pergantian pejabat hingga
27 Februari 2016 kedepan.

Hal tersebut dibenarkan Peltu Sekda Tebo, Harmain saat ditemui di
ruang kerjanya kemarin Senin (22/2). Dirinya menegaskan bahwa untuk
pergantian pejabat hanya bisa dilakukan hingga. 27 februari 2015. Hal
tersebut mengingat masa jabatan Bupati dan wakil Bupati Tebo yang
habis 27 Agustus 2016 mendatang.

"Sesuai aturan, bahwa pergantian pejabat Pemkab Tebo hanya bisa
dilakukan sampai 27 februari ini atau 6 bulan sebelum masa jabatan
Bupati habis," jelas Harmain.

Terkait perombakan pergantian pejabat di lingkup Pemkab Tebo, Harmain
mengatakan bahwa saat ini Bupati Tebo, Sukandar mash menunggu hasil
Assesmen (Uji kompetensi_red) 12 Pejabat Eselon II dilaksanakan
langsung di BKN pusat.

"Untuk rotasi pejabat, bisa jadi bisa tidak, karena saat ini Bupati
masih menunggu hasil assesmen 12 pejabat Eselon II di BKN kemarin,"
ujar Harmain.

Untuk Jabatan eselon II Pemkab Tebo yang masih kosong saat ini hanya
Kepala BPBD Tebo, selebihnya kemungkinan akan dilakukan rotasi. Namun
Harmain menegaskan bahwa untuk jabatan Kepala BPBD Tebo harus
dilakukan lelang jabatan jika ada kenaikan eselon.

"Untuk Eselon hanya Kepala BPBD yang kosong, jika ada kenaikan Eselon,
maka harus dilelang. Selebihnya kemungkinan hanya dirotasi," ungkap
Harmain.

Perlu diketahui bahwa 18 Februari lalu, 12 dari 27 pejabat Eselon II
Pemkab Tebo mengikuti Assesmen (Uji Kompetensi) di BKN. Sedangkan
untuk sisanya, dipastikan akan menyusul.

"Untuk Eselon II yang belum mengkuti Assesmen, kedepan akan menyusul,"
pungkas Harmain. (crew)

Related News