Diduga Gatot Pelaku Hacker Dapodik SDN Rimbo Ulu, Terancam Di Polisikan.

Data Dapodik milik Zamani dan Endang Sunarsih yang di Hacker.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Hati - hati ada Hacker, perusak data masuk di Dikbudpora Kabupaten Tebo yang dapat merugikan para Guru yang tekena Hacker, yang dapat berimbas data Daftar Pokok Endidik (Dapodik) tidak valid dan terancam tidak mendapatkan tunjangan Sertifikasi Guru.

Kali Ini yang menjadi korban Hacker adalah Zamani,S.Pd dan Endang Sunarsih yang bertugas mengajar di SDN 121/VIII Sukadamai Kecmatan Rimbo Ulu. Pasalnya, Data Dapodik atas nama Zamani dan Endang Sunarsih porak poranda dan tidak Valid, sehingga kedua guru ini bisa terancam tidak mendapatkan tunjangan Sertifikasi Guru.

Kronologisnya,  terungkapnya ada Pelaku Hacker berawal Zamani dan Endang Sunarsih dipanggil oleh Operator SDN 121/VIII untuk klarifikasi data Dapodik,  karena terdeteksi data Dapodik miliknya tidak akurat lagi.

"Kemarin saya cek data seluruh guru di sekolahan ini valid semuanya, loh kok sekarang ini data Zamani dan Endang Sunarsih jadi tidak akurat. Ini data sudah terkunci. Namun kemudian, kita coba mengsingkronkan kembali data Dapodik milik Zamani dan Endang Sunarsih, ternyata ditemukan terjadi Hacker yang diduga dilakukan Oleh Gatot Yani Adi Broto yang berstatus guru SDN 30/VIII Wirotho Agung Rimbo Bujang. Baru kali ini ada operator lain ikut campur tangan mengotak atik Data Dapodik di Sekolahan orang lain,” terang Arif, Operator SDN 121/VIII, pada Teboonline.com, Sabtu (13/2).

Kepsek SDN 121/VIII, Ngatari,S.Pd mengatakan, piihaknya tidak menerima adanya Hacker yang merusak Data Guru disekolahan yang ia pimpin. " Kami merasa tidak senang dengan oknum Hacker yang merusak Data Dapodik Guru di Sekolahan ini. Kalau benar terbukti pelaku Haacker tersebut, harus diusut sampai tuntas melalui hukum yang berlaku," ungkap Ngatari.

Hal senada, disampaikan oleh Kepala UPTD Dikbudpora Rimbo Ulu Joko Priyono,S.Pd dan Kabid Pendidikan dasar Dikbudpora Kabupaten Tebo Dumyati.S.Pd, pihaknya sangat menyayangkan adanya Hacker dilingkungan Dikbupora Tebo, yang berimbas bisa merugikan para Guru.

”Kami berharap atas kejadian ini, supaya pihak terkait segera menuntaskan kasus ini.Sehingga, kejadian serupa tidak terulang kembali diligkungan Dikbudpora Kabupaten Tebo," tegasnya.

Zamani kepada teboonline.com menyebutkan, pihaknya tidak mentolelir lagi atas dugaan tindakan yang dilakukan oleh Gatot Yani Adi Broto, yang menghacker data Dapodik miliknya.

"Kami tidak menerima, apapun konsekwensinya Pelaku Hacker akan kami laporkan ke pihak yang berwajib. Agar oknum Hacker tersebut jera dan tidak mengulangi lagi perbuatan yang dapat merugikan para Guru,"  tandasnya dengan nada kesal, sambil menunjukkan bukti data akurat yang dilakukan oleh oknum Hacker.

Husni, anggota LSM Kipas NKRI Kabupten Tebo menyebutkan, pihaknnya selaku kontrol sosial akan menindak lanjuti laporan masyarakat maupun temuannya, terkait tindak pidana yang melanggar hukum.

”Kita akan usut dan giring terus kasus ini sampai tuntas, siapapun oknum tersebut kalau terbukti melanggar hukum harus ditindak,” tegasnya.

Sementara itu, Gatot diduga pelaku Hacker data Dapodik hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi. (zam/asa/us/crew).

Related News