Monday, January 11, 2016

Masjid Agung Muara Tebo.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Proyek taman Masjid Agung Muara Tebo berupa tanaman hias dan kantin sepertinya belum sebanding dengan pagu anggaran yang dikucurkan Dinas PU Tebo.

Pasalnya, nilai anggaran yang mencapai Rp 1,1 Miliar tersebut hanya berupa bunga-bunga biasa. Tak ayal proyek tersebut mendapat sorotan miring dari beragam kalangan.

Bujang, salah satu warga Tebo Tengah ini merespon miring terhadap pekerjaan proyek taman di masjid Agung yang dilakukan pihak rekanan. Ia menilai banyak terjadi mark up anggaran dengan proyek tersebut.

"Itu  Miliaran anggarannya, masak cuma ditanamin kembang-kembang biasa. Harusnya ada jugalah tanaman keras dipelataran masjid. Selain untuk peneduh kan bagus juga buat penghijauan," kesal Bujang.

"Kalau cuma berupa kembang alangkah mubazirnya anggaran sebesar itu terbuang percuma," timpalnya.

Ia juga menilai proyek taman masjid Agung tersebut sangat tidak transparan. Terlebih kata dia pihak rekanan sama sekali tidak memasang papan proyek. "Inikan sama saja ada maksud untuk menutup-nutupi pekerjaan," sebutnya.

Secara kasat mata, ia melihat jika hasil pengerjaan proyek tersebut paling minim menghabiskan anggaran berkisar Rp 600 jutaan. Untuk itu ia meminta kepada Dinas terkait untuk menindak lanjuti hasil kerja proyek besar tersebut.

Sementara itu Rangkuti, rekanan yang mengerjakan proyek taman masjid Agung saat dikonfirmasi awak media mengakui, memang benar yang mengerjakan proyek tersebut adalah perusahaannya. Namun ia menampik jika pekerjaan masjid Agung itu dikerjakan oleh orang lain.

"Itu proyek memang pakai nama perusahaan saya. Tapi yang mengerjakan bukan saya," kata Rangkuti meyakini.

Namun, saat disinggung terkait pekerjaan tersebut ia menyarankan untuk menanyakan hal tersebut ke Dinas PU Tebo langsung. "Kalau masalah tersebut tanyakan saja langsung ke PUnya mas, nantikan bisa dijelaskan," ucapnya.

Sardi, Kabid Cipta Karya Dinas PU Tebo saat Teboonline.com mencoba konfirmasi tidak bisa ditemui diruangannya. Begitu juga saat dihubungi melalui sambungan telepon bernada tidak aktif. (crew/us)