Thursday, January 28, 2016

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Pemilihan kepala Desa di Kabupaten Tebo yang akan dilaksanakan serentak pada bulan April mendatang, diharapkan
benar-benar terlaksana dengan baik.

Karena, hal ini menyangkut dengan tatanan pembangunan desa melalui Kepala Desa terpilih yang akan mengelola Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) di desanya
masing-masing.

Kepala Badan PMPD, Haryadi melalui kabid pemerintahan desanya Ansori
terkait hal Ini mengatakan bahwasanya  ketua Badan Permusyawaratan
Desa (BPD) yang menjadi ketua panitia Pilkades diharapkan netral dan
jangan sebagai panitia berpihak ke salah satu calon Kades. Karena hal
itu akan menimbulkan permasalahan baru yang akan merugikan banyak
pihak.

"Disalah satu desa dulu pernah ada BPD yang tidak netral. hasil
Pilkades ditolak oleh BPD ketika salah satu kandidat yang bukan
didukung memenangkan hak suaranya. dan akan hal itu akhirnya berbuntut
panjang hingga memakan waktu penyelesaian masalah hingga 8 Bulan,"
ungkap Ansori.

Ansori menegaskan, Jangan ada BPD yang menjadi tim sukses, kalau ada
lebih baik mundur dari BPD karena hal ini tidak dibenarkan karena ini
demi kebaikan masyarakat desa sendiri, bukan keuntungan secara
personal.

"Kalau ada BPD yang jadi tim sukses, lebih baik BPD itu mundur dari
pemerintahan desa," tegasnya.

Terpisah, Kepala bidang bina program, Supono terkait BPD mengatakan,
untuk pelaksanaan Pilkades serentak, yang perlu kita cermati adalah
BPD nya.

Kepala desa yang akan selesai, seharusnya BPD sudah memberitahukan
sebelum masa jabatannya habis dalam waktu 6 bulan akan selesai
menjabat dari Kades sehingga bisa merencanakan untuk mengakomodir
persiapan dari pemilihan Kades.

"6 bulan sebelum Kades akan habis waktu jabatannya, seharusnya BPD
sudah melapor untuk perencanaan Pilkades. Dan pada pilkades, Ketua BPD
lebih berperan sebagai pengawas, dan apabila terjadi masalah, maka
masalah tersebut akan dikembalikan kepada BPD," terangnya. (crew)