Pengajuan Proposal Dana Hibah Lebihi Anggaran Yang Ada

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Melihat dari jumlah anggaran yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo, permintaan dana hibah tempat ibadah mengalami overload. 

Hal ini dikatakan oleh Kabag Keuangan Setda Tebo melalui Bendahara Khusus, Ari Prasetyo pada Rabu (6/1).

"Jika dilihat dari jumlah anggaran yang disediakan, permintaan yang masuk lewat proposal ini melebihi dana yang ada," ujar Ari Prasetyo pada Teboonline.com.

Menurut Ari, saat ini dana yang dialokasikan lewat APBD Murni tahun 2016 ini sebesar Rp 250 Juta, sedangkan proposal yang masuk mengajukan permintaan ada sebanyak 70 proposal.

"Dari semua yang mengajukan itu yang bakal menerima kurang lebih sekitar lima puluhan," terangnya.

Saat ditanya dengan dana hibah tahun kemarin, dimana pada tahun ini berkemungkinan akan jauh lebih besar, sebab tahun lalu Rp 373 Juta yang masuk dalam APBD Murni dan Perubahan.

"Kalau anggarannya, tahun ini kemungkinan akan lebih besar, sebab yang 250 juta itu belum termasuk perubahan, dan itu nilai hibahnya untuk masjid Lima juta, musholla Tiga juta," paparnya.

Sementara itu, prosedur pengajuan proposal tetap seperti tahun sebelunya, yaitu di ajukan ke bupati, dan pengajuan di 2015 lalu maka akan direalisasikan tahun 2016 ini, kemudian menurut diapun untuk gereja juga bisa mengajukan proposal, tetapi pihak gereja tidak pernah mengajukannya.

"Proses masih sama, untuk hibah ini berkemungkinan April akan di realisasikan. Dan ini nanti jika sudah masuk tahap pencairan akan di surati ke kecamatan. Dan penerima hibah ini setiap tahunnya harus berbeda masjid atau mushollanya, kalau gereja belum ada yang mengajukan," pungkasnya. (crew)

Related News