Pemilik Histeris, Satpol PP Tebo Akhirnya Batal Bongkar Bangunan Di Desa Perintis

Aparat gabungan saat mengeksekusi bangunan liar milik Agung Indra warga desa Perintis.
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Demi menegakan Peraturan Daerah ( Perda) No 16 Tahun 2003 tentang Sepadan Jalan, Pemda Tebo yang dimotori Satuan Polisi Pamong
Praja, Dinas Tata Kota serta dibantu pihak Kepolisian, pada Kamis (7/1)
membongkar bangunan Ruko milik Indra Agung Alias Putra Lagan yang berada di
Jalan 31  Desa Perintis Kecamatan Rimbo Bujang.

Pantauan Teboonline.com dilokasi, puluhan Anggota Satpol PP Tebo yang hendak
melakukan Pembongkaran sempat diwarnai Penolakan oleh Indra Agung Pemilik
Ruko, sang Istri pun menangis histeris sehingga mengundang perhatian warga.

"Dasar tidak punya hati," teriak istri Agung Indra dengan tangis histeris.
Dengan Negoisasi yang cukup alot, akhirnya Satuan Polisi Pamong Praja di
pimpin langsung oleh Taufik Khaldi menunda pembongkaran karena Indra Agung
sang pemilik ruko bersedia membongkar sendiri bangunannya.

"Kami masih memberi toleransi selama seminggu kepada Indra Agung untuk
membongkar bangunannya sendiri tentu dengan surat perjanjian di atas
materai," ungkap Taufik Khaldi.

Dikatakan Taufik Khaldi, rencana pembongkaran bangunan milik Indra Agung
sudah melalui proses panjang dan Pemda Tebo sudah memberikan surat
peringatan dan teguran hingga tiga kali, namun tidak diindahkan sehingga
Satpol PP mengambil tindakan tegas.

"Pemda sudah mengeluarkan Surat Teguran sebanyak tiga kali namun tidak
digubris, demi tegaknya Perda maka Kami lakukan pembongkaran paksa," tegasnya.

Kedepannya, harap Taufik Khaldi, Pemerintah Desa dan Kecamatan untuk gencar
melakukan sosialisasi kepada warganya untuk tidak membangun yang tidak pada
tempatnya seperti yang sudah diatur dalam Perda.

"Kedepannya Kami berharap kepala Desa, Camat untuk gencar melakukan
sosialisasi kepada masyarakat agar bangunan liar yang melanggar Perda tidak
semakin menjamur," pungkasnya. (crew)

Related News