Monday, January 18, 2016

Kyai. Abdul Karim Thoyib.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Terkait munculnya Ormas Gerakan Fajar Nusantara (GAFATAR) di Kabupaten Tebo Provinsi Jambi, yang di ekspose di Media Cetak, elektronika, Online dan lainnnya membuat berbagai elemen angkat bicara.

Salah satunya, Kyai Abdul Karim Thoyib,SHi, Tokoh NU Kabupaten Tebo merespon dan mengkritisi seputar munculnya maupun sepak terjang yang menamakan Organisasi Gafatar, yang saat ini sedang hangat dibicarakan pubik.

Kyai Abdul Karim Thoyib yang nota bene Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tebo, kepada teboonline.com mengatakan, kalau memang benar Organisasi Gafatar muncul dan eksis di Tebo dan dinyatakan oleh Pemerintah bahwa Gafatar Organisasi terlarang, seluruh elemen di Kabupaten Tebo siap menghadang dan mematahkan gerakan atau aktifias Gafatar, yang berujung akan merusak seluruh Sendi kehidupan masyarakat Kabupaten Tebo.

”Kalau benar, Gafatar dinyatakan resmi oleh Pemerintah merupakan Organisasi terlarang. Aksi Gafatar bukan hanya berhadapan dengan Pemerintah, juga akan berhadapan dengan Ormas NU,” ungkap Kyai Abdul Karim Thoyib, yang notabene pimpinan Pompes Amanatul Ummah Pergunu Rimbo Bujang, pada teboonline.com, Senin (18/1).

Imbuh Kyai Abdul Karim Thoyib, yang namanya Organisasi terlarang apapun namanya, yang bertujuan akan merubah Falsafah Negara Idonesia maupun Agama harus dibubarkan, karena bertentangan dengan Pancasila UUD 1945.   

”Mari segenap elemen anak bangsa, baik Ulama dan Umaroh kita awasi dan pantau terus pergerakan Gafatar di bumi Tebo yang kita cintai ini,” tegas, Kyai Abdul Karim Thoyib. (asa/zam)