Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Jalan Terobosan Belakang Terminal Ditutup

Jalan terobosan disudut Terminal Rimbo Bujang ditutup.
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG -  Dalam rangka mewjudkan ketertiban lingkungan, Lurah wirotho Agung mengambil langkah serius. Salah satunya, keseriusan Lurah ini menutup Jalan terobosan yang ada dibelakang UPTD Terminal Wirotho Agung Rimbo Bujang.

Pasalnya, Jalan terobosan ini setiap malam hari digunakan jalan alternatif oleh orang tak dikenal masuk dan mangkal di dalam Terminal. Diketahui, Terminal Wirotho Agung Rimbo Bujang radiusnya berdekatan dengan Pos Kamling induk Jalan Kihajar Dewantara, sehingga petugas Ronda di Pos Kamling tersebut setiap malamnya mendeteksi lalu lalangnya pengguna Jalan terobosan di belakang Teminal tersebut.

”Benar, setiap malam kami di Pos Kamling ini terus memantau dan melihat orang - orang tak jelas asalnya melintas di Jalan terobosan belakang terminal dan mereka mangkal di dalam Terminal tersebut,” ungkap Tengku, Kepala Pos Kamling jalan Kihajar Dewantara, pada teboonline.com, Jumat (29/1).

Sementara, Lurah Wirotho Agung Soedjarijo, dikonfirmasi menyebutkan, pihaknya membenarkan mengambil langkah serius menutup Jalan Terobosan belakang Terminal Wirotho Agung, dengan alasan Jalan Terobosan tersebut selama ini berpotensi digunakan Jalan pintas oleh orang - orang yang mau mangkal didalam Terminal dimalam hari.

”Menurut kita yang terbaik harus menutup Jalan Terobosan belakang Terminal ini, sehingga orang yang mau ke Terminal harus masuk dari pintu depan Terminal. Dengan demikian, dapat meminimalisir pendatang yang tidak jelas masuk kedalam Termnal," sebut Lurah.

Awaludin, Peltu UPTD Terminal Wirotho Agung Rimbo Bujang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sangat mendukung usaha Lurah yang menutup Jalan Terobosan belakang Terminal. Dengan ditutupnya JalanTerobosan ini dapat menghambat pendatang yang tak jelas kedalam Terminal.

”Kami dukung usaha Lurah, menutup Jalan Terobosan belakang Terminal. Kalau niatnya baik kan masuk dari pintu depan, bukan dari Jalan terobosan atau Jalan tikus terlebih keadaannya gelap,” ujar Awaludin. (asa)

Related News