Sunday, January 3, 2016

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Kasus Perceraian Terbanyak pada tahun 2015 yang baru
berakhir 4 hari yang lalu berada di Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten
Tebo, Hal Tersebut tercatat sesuai dengan hasil sidang keliling yang
dilakukan oleh Pihak Pengadilan Agama Kabupaten Tebo.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama, Nur terkait Hal tersebut kepada
Teboonline.com memaparkan bahwasanya untuk perceraian menurut perkara
terbanyak berada di Kecamatan Rimbo Bujang dengan banyaknya perkara
berjumlah 43 perkara melalu sidang keliling.

"Sidang keliling dilakukan menurut survey dengan pilihan perkara yang
terbanyak. Setelah hasil survey ditentukan, maka pihak Pengadilan
Agama akan kesana. Dan Ditahun 2015, sidang keliling dilakukan
terhitung sebanyak 25 kali dari total keseluruhan sebanyak 43
perkara," sebutnya.

"Dilakukan disana karena grafik perceraian paling tinggi di Rimbo
Bujang, dan semua perkara sudah putus semua," tambahnya lagi.

Untuk lokasi sidang, lanjut Nur, berada di desa Perintis, yang
bertempat dibalai Desa Perintis Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo.

"Lokasi sidang keliling kita ambil di Balai Desa Perintis,"  ujar Nur.

Saat ditanya siapa saja pihak Pengadilan Agama Tebo yang
diberangkatkan untuk melakukan sidang keliling, Nur menjelaskan
bahwasanya ada beberapa petugas pengadilan yang dilibatkan.
Diantaranya ada 7 hakim, 5 panitera pengganti, 3 staff dan 1 juru sita
pengganti.

"Banyak Petugas yang ikut menjalani sidang keliling. Salah satunya
adalah juru sita pengganti yang bertugas memanggil masing-masing warga
yang terlibat perkara," tandasnya. (us)