Monday, December 14, 2015

Petani saat mendapatkan penyuluhan dari Dinas Pertanian Kabupaten Tebo.

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Dinas Pertanian Tanaman pangan Kabupaten Tebo melaksanakan kegiatan Gerakan tanam perluasan areal tanam (PAT) - perluasan intensitas penananaman (PIP) Kedelai bersama TNI AD menuju kedaulatan pangan Kabupaten Tebo di dusun Baru kecamatan VII Koto pada Senin (14/12). 

Dalam kegiatan PAT-PIP tersebut, selain dihadiri oleh para petani setempat, juga dihadiri oleh Perwakilan Dandim 046 Bungo Tebo, perwakilan Dinas pertanian Provinsi Jambi, dan Dinas Pertanian Tanaman pangan Kabupaten Tebo beserta jajaran lainnya.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman pangan Kabupaten Tebo, Sarjono dalam terkait hal ini mengatakan bahwa untuk tahun ini dalam kategori pembibitan kedelai kita sudah bisa membantu petani kita di Kerinci dan berbagai kabupaten lainnya. Untuk itu, para petani harus selalui terus bersemangat dan bekerja sama dalam pengembangan pertanian dalam kebutuhan pangan.

"Untuk prinsip kita apabila petani semangat sekali, kita semangat dua kali. Karena tanpa adanya petani, maka Dinas pertanian tidak akan ada. Maka dari itu petani harus terus bersemangat," ujarnya.

Dan untuk yang akan datang, lanjut Sarjono, kita akan memiliki Tekhnologi yang bisa menyimpan benih selama 6 bulan bahkan sampai 1 tahun. Jadi dalam Gerakan tanam kedelai PAT-PP, Kita inginkan Tebo sebagai sentral kedelai dalam waktu yang lama.

"Target Dinas Pertanian Kabupaten Tebo ingin menjadikan Tebo sebagai sentral kedelai dalam waktu yang panjang," harapnya.

Sementara itu, Sarjono mengingatkan agar Para petani yang memiliki lahan setidaknya ada seperempat hektar yang ditanam padi, kedelai dan jagung untuk kebutuhan untuk waktu kedepannya. Dan masyarakat Jangan bandingkan karet, sawit dan tanaman pangan melalui hasil yang didapatkan. Karena apabila dibandingkan dengan luasan yang sama, bisa kita bandingkan nanti untuk hasilnya. Dan untuk hasil penanaman kedelai itu jelas ada manfaatnya terutama dalam kesuburan tanah.

"Untuk para petani jangan membandingkan antara pendapatan tanaman pangan dan sawit atau karet yang kerap terjadi pada saat ini, karena apabila dikalkulasikan, jelas hasil tanaman pangan lebih menguntungkan apabila dikelola dengan baik dan luas lahahnnya seimbang dengan keberadaan karet dan sawit," jelasnya.

Sarjono berharap agar para petani terus bangkit dan membudidayakan tanaman pangan. "Dan untuk para Petani, Mari kita semua bangkit kelapangan, kita bangkitkan dusun baru aur cino ini untuk punya semangat yang sama dan memiliki benih sentral kedelai seprovinsi jambi dikarenakan lahannya  berada di tepi sungai," tutupnya.

Terpisah, Dandim 046 Bungo Tebo melalui Danramil 04, M. Daud Sai terkait hal ini mengatakan selamat melaksanakan kegiatan dan program-program kita dengan kerja sama yang baik. Apabila ada hal-hal tantangan dan kendala kita kondisikan dengan baik.

"Selain ucapan selamat, akan hal ini semua pimpinan merasa semangat karena pertanian kita terus berkembang," sebut Dandim 04.

Dan untuk kondisi yang Sedang musim hujan pada saat ini, lanjutnya, pesan pak Dandim, kita harus bisa mengambil kesempatan dalam pertanian melalui Upsus (Upaya khusus, red) agar semua yang direncanakan bisa tercapai dengan baik. (crew)