Sekda Tebo Intruksikan SKPD Pakai Fingerprint

NOOR SETYA BUDHI.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tebo, Noor Setia Budi menginstruksikan SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo agar menggunakan mesin absen sidik jari atau fingerprint.

hal ini menurutnya untuk meningkatkan disiplin para pegawai negeri dilingkungan SKPD. Sementara itu, sudah sebulan penggunaan baju hitam putih terlihat berjalan lancar.

"Saya sudah intruksikan SKPD agar menggunakan absen sidik jari, tidak tau apa dianggarkan atau tidak. Tapi saya sudah sampaikan," ujar Sekda Tebo, Noor Setia Budi, Selasa (22/12).

Menurutnya, dengan menggunakan absen sidik jari tersebut maka akan memudahkan Kepala SKPD meninjau kedisplinan PNS, serta akan lebih meningkatkan kesadaran para PNS. Sebab dengan absen sidik jari maka PNS akan masuk dan pulang sesuai jadwal.

"Kalau absen tandatangan itu bisa saja di buat-buat, tapi kalau absen sidik jari ini, kalau terlambat maka akan ketahuan," terangnya pada Teboonline.com.

Selain itu, dia telah membuktikan hal ini, dimana untuk dalam lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) telah menggunakan absen sidik jari, dan dari pantauannya sejauh ini para pegawai masuk dan pulang sesuai jadwal.

"Di Setda kita sudah terapkan ini, dan ini efektif," imbuhnya.

Sementara itu, mengenai perubahan penggunaan seragam berdasarkan Permendagri Nomor 68 Tahun 2015 Tentang Perubahan Kedua Atas Permendagri Nomor 60 Tahun 2007 Tentang Pakaian Dinas PNS, maka pakaian dinas yang diterapkan yaitu untuk hari Senin Linmas, Selasa dan Rabu PDH warna khaki, Kamis Baju Putih dan Celana atau Rok Hitam, Jumat Batik Khas Tebo, dan khusus Hut Korpri memakai pakaian Korpri, dan acara resmi menggunakan PSL atau PSR.

"Jadi hari kamis sekarang pakai hitam putih, dan jumat batik khas Tebo, untuk baju olahraga tidak ada, sebab saat ini kabinet ayo kerja," pungkasnya. (us)

Related News