Tuesday, December 8, 2015

Suku Anak Dalam (SAD).
MUARATEBO, JS - Kelompok Suku Anak Dalam (SAD) desa Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir, dapat bantuan buku bacaan dan pakaian dari Ikrar Demarkasi, atau saudara angkat SAD Muara Kilis yang saat ini tengah berada di Tabanan Bali.

Hal itu diungkapkan Firdaus, salah satu pendamping SAD Muara Kilis.

"Iya Senin (7/12) kemarin kiriman bantuannya sudah sampai. Hari ini (Selasa 8/12) rencananya mau saya antar ke dalam (pemukiman SAD,red)," ujar Firdaus yang juga pendiri Perkumpulan Pelita Kita kepada Teboonline.com.

Dibeberkannya, bantuan yang diterimanya berupa buku pelajaran atau bacaan serta pakaian. "Ada 3 dus buku atau sekitar 100 judul buku bacaan dan satu dus besar pakaian," katanya lagi.

Atas bantuan tersebut, Firdaus mewakili Kelompok SAD dampingannya mengucapkan terimakasih kepada Ikrar Demarkasi. Dan dia berharap kepada intansi maupun individu bisa memberikan bantuan serupa kepada kelompok SAD. 

"Bantuan ini memang sangat diharapkan oleh SAD. Mudah-mudahan ini berkah dan bermanfaat bagi SAD," ucapnya.

Sementara, Ikrar Demarkasi yang saat ini menjabat sebagai Kasi Pidum Kejari Tabanan, Bali, saat dikonfirmasi Teboonline.com via telepon membenarkan telah memberi bantuan kepada kelompok SAD Muara Kikis. 

"Itu bentuk perhatian saya kepada saudara angkat saya di Tebo, khususnya kelompok SAD Muara Kilis," kata Ikrar yang mendapat gelar Mamok Pemenang Suaro dari Temenggung Apung dsn Temenggung Tupang Besak, beberapa tahun yang lalu.

Menurut dia, bantuan yang telah diberikan tersebut tidak sebanding dengan perlakuan dan sambutan SAD terhadap dirinya selama berada dan bertugas di Kejari Tebo. 

"Itu sekedar bantuan untuk saudara saya disana (Muara Kilis,red) agar mereka bisa belajar dan pintar. Begitu juga dengan pakaian yang saya berikan, agar sauadara saya saat berurusan keluar mengenakan pakaian layak selayaknya masyarakat pada umumnya," harapnya.

Ikrar juga berharap bantuan yang telah diberikan tersebut bisa diikuti oleh yang lain. "SAD masih sangat butuh perhatian dan bantuan dari kita semua. Jadi mari sama-sama kita ulurkan tangan untuk membantu mereka tanpa merubah tradisinya," himbau Ikrar. (crew)