Proyek Perkerasan Jalan Melako Intan – Serai Serumpun Tak Dikerjakan

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Masyarakat desa Melako Intan Kecamatan Tebo Ulu dan masyarakat SP 7 Kecamatan Serai Serumpun merasa kecewa. Pasalnya, jalan penghubung kedua Kecamatan tersebut yang pada tahun ini sudah dianggarkan oleh APBD Tebo untuk perkerasan jalan, tak jadi dikerjakan.

Padahal, jalan penghubung tersebut merupakan sarana transportasi vital masyarakat dua desa dari dua Kecamatan untuk mengeluarkan hasil kebun seperti getah karet dan buah sawit.

Dengan batalnya pekerjaan proyek perkerasan jalan tersebut, masyarakat umum merasa dirugikan. Karena, jalan yang saat ini kondisinya cukup memperihatinkan, dikanan kirinya terdapat perkebunan milik warga.

Seperti yang disebutkan oleh warga Kecamatan Tebo Ulu, Husni. Menurutnya, jika jalan Melako Intan tembus desa SP 7 Serai Serumpun dibangun, maka warga SP 7 yang hendak ke Rimbo Bujang atau ke Muara Tebo, jaraknya akan lebih dekat.

“Kami selaku warga merasa kecewa dengan batalnya proyek perkerasan jalan desa Melako Intan tembus SP 7, padahal jalan itu untuk kepentingan umum,” cetus Husni pada Teboonline.com, Senin (21/12).

Sementara, menurut informasi yang didapat Teboonline.com, batalnya pekerjaan proyek perkerasan jalan desa Melako Intan – SP 7 dikarenakan adanya intervensi dari pihak tertentu yang tidak setuju apabila jalan tersebut dibangun. Alasannya, karena pada zaman dahulu, jalan tersebut dibuat oleh pihak tertentu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tebo Arif Machruf Dachlan melalui Kabid Bina Marga, Sobirin saat dikonfirmasi terkait hal itu, membenarkan. “Ya memang pada tahun ini sudah dianggarkan bahkan sudah dibuat kontraknya untuk proyek pekerjaan perkerasan jalan desa Melako Intan – SP 7, tapi tidak dikerjakan,” ujar Sobirin pada Teboonline.com, Senin (21/12) saat dijumpai di ruangannya.

Terkait tidak dikerjakannya proyek tersebut, Sobirin membenarkan informasi yang beredar tersebut sebagai pemicunya. Sehingga, anggaran yang alokasinya untuk pekerjaan proyek tersebut tentunya akan menjadi Silva. Adapun proyek tersebut satu paket dengan proyek pembangunan jalan di jalan 7 dan jalan 9 unit 4 Rimbo Bujang dan sudah dikerjakan. (crew)

  

Related News