PMI Tebo, Kekurangan Kulkas Untuk Menyimpan Kantong Darah

PMI Tebo saat menggelar donor darah di BRI Rimbo Bujang.

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tebo, terbilang cukup sukses dalam menjalankan misi kemanusiaan seperti program donor darah dan program skala prioritas lainnya. 

Namun dibalik kesuksesan tersebut, ada kekurangan yang sangat vital yang dimiliki oleh PMI Tebo, yaitu sarana penting berupa Kulkas kantong darah. Pasalnya, saat ini Kulkas yang dimiliki PMI Tebo hanya dapat untuk menyimpan berkapasitas 20 Kantong darah. Sementara, animo masyarakat untuk menjadi pendonor darah sangat tinggi.

PMI Kabupaten Tebo, pada tahun 2015 sudah melaksanakan Tupoksinya dengan menggelar bhakti sosial donor darah di Muara Tebo dalam rangka HUT Damkarnas dan Bulan K 3, HUT Korpri dan lainnya.

“Benar, Rabu kemarin (16/12) kita menggelar donor darah di BRI Cabang Kecamatan Rimbo Bujang. Sebanyak 15 orang karyawan BRI mendonorkan darahnya. Tenaga medis dari UTD RSUD STS dibantu Relawan PMI Tebo," ungkap Slamet Setya Budi, Kepala Markas PMI Tebo, pada Teboonline.com, Kamis (17/12).

Imbuh Slamet Setya Budi, Untuk mendukung kelancaran program PMI terkait donor darah PMI Kabupaten Tebo membutuhkan tambahan kulkas yang memadai untuk menyimpan kantong darah.

“Kami mohon perhatian serius kepada Pemerintah daerah, Provinsi maupun pusat, untuk dapat merealisasikan bantuan Kulkas penyimpanan Kantong darah,” tandas Slamet.

Hal senada, di sampakan oleh Rohmat, Kepala Devisi pelayanan masyarakat dan sosial. Menurutnya, animo masyarakat untuk menjadi pendonor darah sangat tinggi. Namun, PMI Tebo terkendala akibat keterbatasan dan kapasitis Kulkas penyimpan Kantong darah tidak memadai. 

“Idealnya PMI Tebo harus memliki Kulkas yang dapat menyimpan 50 sampai dengan 100 Kantong darah. Himbauan untuk masyarakat dan moto PMI, Donor Darah itu Sehat,“ ujar Rohmat mengakhiri. (asa)

Related News