Marak Aksi Bunuh Diri, MUI Tebo Ajak Da'i Tingkatkan Syiar Agama

KH. Rifa'i Ahmad
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tebo, mengajak kepada para Da'i, Daiah, Mubaligh dan Mubalighoh untuk menyampaikan syiar agama di tengah - tengah masyarakat, terkait kesabaran dalam menghadapi krisis ekonomi di wilayah Kabupaten Tebo.

Pasalnya, akhir - akhir ini sudah banyak terjadi tragedi atau kasus bunuh diri di beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Tebo, akibat dipicu ekonomi mayarakat yang memburuk seperti harga getah karet dan buah sawit yang anjlok drastis dan problema dalam kehidupan masyarakat.

Diketahui, sudah ada 5 Kasus bunuh  diri di Kabupaten Tebo pada tahun 2015 yang ter ekspose dimedia. Menurut data yang dihimpun dilapangan, korban bunuh diri akibat di picu problem ekonomi yang memburuk di keluarga dan problema lainnya.

"Kita dari MUI Tebo, mengajak kepada para Da'i dalam menyampaikan syiar agama, jangan lupa manyampaikan materi tentang kesabaran dan penuh keimanan, dalam menghadapi krisis ekonomi seperti sekarang ini yang kurang menguntungkan masyarakat. Sehingga, masyarakat tetap tabah menghadapi krisis ekonomi dan tidak terjerumus pada keputusan yang berakibat fatal mengambil jalan pintas dengan melakukan bunuh diri yang menyesatkan," ungkap Kyai H. Rifa'i Ahmad,S.Pdi Ketua MUI Kabupaten tebo pada Teboonline.com, Jumat (04/12).

Dikatakannya, peranan para Da'i , Ulama dan Tokoh agama sangat dominan dalam menyampaikan syiar agama ditengah masyarakat, untuk meningkatkan keimanan dan istiqomah kepada Allah Swt dalam menghadapi segala cobaan hidup anak manusia didunia ini.

"Ilmu agama dan ketaqwaan kepada Allah Swt, menjadi pondasi umat Islam untuk menuju kesabaran dalam menghadapi cobaan hidup dan dapat terhindar dari jalan kesesatan,“ pungkas, Ketua MUI Kyai H.Rifa'i Ahmad.S.Pdi.  (asa)

Related News