LSM Panglimo Djoenid Bakal Laporkan Kades Sumber Sari Ke Kejaksaan

Pembangunan Gorong-gorong program Dana Desa di jalan Jayapura Sumber Sari senilai Rp 20 Juta.
Diduga ada Mark Up dalam pekerjaannya.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Adanya dugaan Mark Up pada realisasi Dana Desa Sumber Sari Kecamatan Rimbo Ulu bidang infrastruktur yakni pada pembangunan Gorong-gorong di jalan Jayapura, bakal dilaporkan ke pihak Kejaksaan Negeri Tebo.

Hal itu ditegaskan oleh DPP LSM Panglimo Djoenid, Irwan. Ia menegaskan, bakal membongkar konspirasi yang dilakukan oleh Kades Sumber Sari Masandi dan Ketua TPK ADD Sumber Sari, Panji yang diduga telah merekayasa (Mark Up_red) biaya pembangunan Gorong-gorong jalan Jayapura.

“Kita akan laporkan dugaan Mark Up Dana Desa Sumber Sari ke Kejaksaan. Kita serahkan nanti agar Kejaksaan yang mengusutnya,” tegas Irwan pada Teboonline.com, Senin (7/12).

Terlepas dari tidak bolehnya Dana Desa dialokasikan di jalan Kabupaten, LSM Panglimo Djoenid akan meminta kepada pihak Kejari Tebo untuk memeriksa Kades Masandi dan TPKnya.
Karena, adanya dugaan Mark Up ini jelas – jelas sudah merugikan masyarakat banyak. Karena, dana yang di Mark Up tersebut seharusnya bisa dialokasikan untuk pembangunan yang lainnya.

Diketahui, seperti yang telah diberitakan sebelumnya, ada dugaan Mark Up pembangunan Gorong – gorong di jalan Jayapura senilai Rp 20 Juta. Sementara, jika diamati dan dikalkulasikan dengan betul, pembangunan Gorong – gorong tersebut tidak sampai memakan biaya Rp 7 Juta.

Untuk menutupi itu, Kades Masandi dan TPK, sengaja tidak memasang papan nama pekerjaan pembangunan Gorong-gorong tersebut. (pri)

Related News