Sunday, December 13, 2015

Ilustrasi

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO, JS - Gara-gara tidak pernah masuk kerja selama 2 tahun, 2 guru PNS dilingkup Pemkab Tebo dipecat tidak hormat. Pemecatan tersebut sudah sesuai dengan PP No 53 tahun 2010 tentang indisipliner.

Warto, Kabid Pengadaan dan Pembinaan, BKPP Tebo menerangkan, jika pemecatan tersebut sudah melalui pertimbangan dengan berbagai pihak. Termasuk juga surat pemecatan tertanggal 5 Desember 2015 lalu sudah ditandatangani oleh Bupati Tebo.

Mereka yang dipecat tersebut adalah, Sarman Guru SMAN 5 Kabupaten Tebo Rimbo Ulu dan Mustafa Kamal guru SD Negeri di Rimbo Ulu.

"Keduanya tidak pernah masuk selama 2 tahun," ucap Warto kepada Teboonline.com, Minggu (13/12).

Warto juga bilang, jika sebelum dikeluarkannya surat pemecatan pihaknya sudah sering memberikan pembinaan kepada yang bersangkutan. Pembinaan dan surat teguran baik melalui keluarganya maupun Kepsek sudah pernah juga dilayangkan.

"Ya mungkin sudah dak bisa lagi dibina," katanya meyakini.

Sementara itu, terkait penerbitan SK pemecatan ke dua PNS tersebut pihak BKPP Tebo juga sebelumnya terlebih dahulu sudah berkonsultasi dengan BKN wilayah Palembang. Kendati sudah masuh ke dalam unsur indispliner pihaknya tidak bisa berbuat lagi.

"BKN Palembang bilang kalau unsurnya sudah ada di PP 53 tahun 2010 tentang indisipliner ya pecat saja," kata Warto menirukan.

Parahnya lagi, jika peraturan tersebut mengacu pada PP No 53 tahun 2010 itu pelanggaran indispliner cuma 45 hari. "Kalau di PP No 53 itu malah cuma 45 hari, lewat dari itu di pecat secara tidak hormat," sebutnya lagi.

Untuk diketahui, kedua PNS yang dipecat tidak hormat tersebut sudah 20 tahun menjalankan masa kerja dan pengabdiannya. Untuk itu segala yang menyangkut tanggung jawab ke dua PNS yang dipecat tersebut bukanlah tanggung jawab Pemkab Tebo. Akan tetapi dilimpahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga.

Selain itu, Pemkab Tebo melalui Kantor BKPP Tebo juga menyampaikan sedikitnya ada 20 lebih tenaga PNS dilingkup Pemkab Tebo yang masuk dalam daftar tunggu pelanggaran indispliner.

Mulai dari pelanggaran ringan, sedang dan berat seluruhnya bakal dibahas dalam rapat bersama komisi atau tim disiplin. Adapun tim disiplin yang terdiri dari Sekda, Asisten 3, Kepala BKPP Tebo, Inspektorat dan Kabag Hukum Setda Tebo nantinya bakal membahas sangksi apa saja yang bakal diterima ke 20 PNS tersebut. Sehingga dalam waktu dekat informasi ini secepatnya bakal dipublikasikan ke media. (crew)