Irwan: Ada Mark Up, Pasti Ada Indikasi Korupsi Didalam Realisasi ADD Sumber Sari

Pembangunan Gorong - gorong program Dana Desa Sumber Sari di jalan Jayapura senilai Rp 20 Juta, diduga ada
Mark Up anggaran dalam pekerjaannya.
TEBOONLINE.COM, RIMBOULU – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM Panglimo Djoenid, Irwan menilai tentang adanya dugaan tindakan Mark Up pembangunan satu titik Gorong – gorong di jalan Jayapura desa Sumber Sari Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo yang dananya bersumber dari Dana Desa (DD).

Ia menilai, berangkat dari Mark Up tentang biaya pembangunan Gorong – gorong atau membesar – besarkan biayanya, itu sudah pasti ada niat yang dilakukan oleh Kades Sumber Sari maupun Tim Pengelola Kegiatan (TPK) untuk melakukan tindakan korupsi.

Diketahui, biaya pembangunan Gorong – gorong yang berada di jalan Kabupaten menelan dana sebesar Rp 20 Juta. Sementara, apabila dilihat dan diamati dengan benar, pembangunan Gorong – gorong tersebut tidak akan memakan biaya sebesar itu. Disitulah, Kades Sumber Sari yang dijabat oleh Masandi dan Ketua TPK yang dijabat oleh Panji, diduga kuat mengeruk keuntungan dari pekerjaan tersebut.

“Tidak mungkin memakan biaya Rp 20 Juta pada pembangunan Gorong – gorong, sementara pembangunannya hanya biasa – biasa saja, diatasnya juga tidak dibeton, Gorong – gorongnya hanya 9 batang dan hanya diletakan saja dan ditimbun pakai tanah,” ungkap Irwan pada Teboonline.com, Senin (7/12). (pri)



Related News