Awas, Ada Kolor Ijo Gentayangan Di Rimbo Bujang

TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Warga Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, akhir – akhir ini dihebohkan dengan munculnya Kolor Ijo, begitu orang menyebutnya. 

Pasalnya, Kolor ijo ini beraksi pada malam hari saja, mangsanya adalah Ibu Rumah Tangga (IRT) yang sedang di rumah sendirian atau sedang ditinggal suaminya keluar rumah.

Tercatat, korbannya sudah ada tiga orang yakni Alpin (40), Sri (40) dan Yosi (21). Korban kesemuanya adalah warga jalan 24 desa Rimbo Mulyo. Korban aksi Kolor Ijo yang terakhir adalah Yosi.

Saat ditemui, Sabtu kemarin (19/12) korban Yosi kepada Teboonline.com menuturkan kronologisnya, bahwa korban hendak diajak oleh si Kolor Ijo untuk bersetubuh. Tepatnya pada malam Rabu tanggal 25 November lalu kurang lebih sekitar pukul 23.00 WIB.

Malam itu, korban seperti biasa tidur di kamarnya, kebetulan saat itu pula suami korban sedang pergi untuk latihan Orkes Dangdut. Pada saat itu, korban sedang tidur sendirian dengan posisi tengkurap dan saat itu pula datang seseorang dan langsung baring di sebelahnya.

Korban mengira itu adalah suaminya. Padahal, orang yang datang itu adalah si Kolor Ijo. Namun, pada saat itu korban belum tahu kalau yang datang tersebut adalah si Kolor Ijo.

Tak selang berapa lama, orang tersebut mengucapkan “Njalok Ngentot” (Minta bersetubuh_red) kepada korban. Namun, korban menolaknya. Tidak sampai disitu, si Kolor Ijo pun menggerakan tangannya kearah badan korban, namun korban menghempaskan tangan si Kolor Ijo tersebut.

Saat itu, korban pun belum menaruh rasa curiga. Karena, posisi korban saat itu tengkurap dan posisi tidur Kolor Ijo menghadap menyamping membelakangi korban. Sehingga, korban tidak tahu bahwa orang tersebut bukanlah suaminya.

Setelah menolak ajakan si Kolor Ijo, korban meraba kepala si Kolor Ijo karena setelah ditolak itu, Kolor Ijo diam saja. Saat meraba kepala Kolor Ijo, korban mulai menaruh rasa curiga karena kepala orang yang baring disebelahnya tersebut rambutnya pendek. Sementara, rambut Suaminya yang baru saja keluar rumah rambutnya panjang.

Korban langsung kaget dan bangun dari baringnya terus melihat orang tersebut, korban baru tersadar bahwa orang yang baring bersamanya saat itu bukanlah suaminya.

“Setelah saya raba kepalanya kok rambutnya pendek, saya terus duduk dan nanya ke orang itu, tapi orang itu diam dan menutup wajahnya pakai kedua tangannya jadi ya saya enggak kenal orangnya. Orang itu pake Kolor aja warna biru putih belang - belang, enggak pakai baju,” ungkap Yosi didampingi kedua orang tuanya pada Teboonline.com.

Setelah itu lanjut korban, orang tersebut kabur lewat Pintu samping dan korban langsung menelpon Suaminya dan tak lama kemudian, Suaminya pun pulang ke rumah.

“Pelakunya langsung kabur lewat pintu samping, pintunya aja didongkel sama pelaku, saya juga enggak tahu darimana pelaku bisa masuk ke rumah, tapi pelaku itu ninggalin Pisau sama rokok Rasta,” kata korban lagi.

Korban juga menceritakan, pada malam yang sama itu, sebelum kejadian tersebut menimpanya, ternyata tetangganya sudah lebih dulu dikerjai oleh Kolor Ijo. “Sebelum saya tetangga saya mas, namanya Sri, dia sudah dinaiki diatasnya sewaktu lagi tidur, untung saja mbak Sri itu melawan, jadi enggak sampai diperkosa,” ungkap Yosi lagi.

Kemudian lanjut korban lagi, satu bulan sebelum itu, Bibinya korban juga pernah menjadi sasaran si Kolor Ijo tersebut. Namun, belum sempat si Kolor Ijo menuntaskan hasratnya untuk memperkosa Bibi korban, si Kolor Ijo sudah duluan kabur karena saat itu, kolor ijo mendapatkan perlawanan dari tuan rumah. (crew)
    

  

Related News