160 Warga Sentanu Tebo Pindah Ke Riau

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Selain menyisakan berbagai fakta yang diantaranya tingginya tingkat golput dan selisih suara di Kabupaten Tebo, Pilgub Jambi 2015 di Kabupaten Tebo juga mengungkap sebuah fakta yang menarik yaitu adanya warga Tebo yang pindah menjadi warga Riau

Hal tersebut diungkapkan Ketua KPU Tebo, Basri saat ditemui Teboonline.com di ruang kerjanya, Senin (14/12). Dirinya mengatakan bahwa ada sekitar 160 warga Dusun Sentanu Desa Balai Rajo Kecamatan VII Koto Ilir yang sudah ber KTP Provinsi Riau. Hal tersebut menurut Basri, diketahui saat KPU melakukan pendataan pemilih sebelum Pilkada Serentak 2015 lalu.

“Saat pendataan, kita temukan sekitar 160 warga sentanu yang berbatasan dengan Riau, saaat ini sudah ber KTP Riau,” ujar Basri.

Padahal menurut Basri, pada saat Pileg April 2014 lalu, warga Desa Sentanu semuanya masih memiliki hak pilih di Kabupaten Tebo.  Terkait hal tersebut dirinya mengaku tidak mengerti apa penyebab banyaknya warga dusun Sentanu yang saat ini memakai KTP Riau.

“Kita tidak tahu mengapa bisa seperti itu, padahal sebelumnya pada Pileg 2014 lalu, warga Sentanu Masih memilih di Kabupaten Tebo,” jelas Basri.

Terkait hal tersebut, Pihak Dinas Dukcapil Kabupaten Tebo mengaku tidak ada perubahan pada data best kependudukan Kabupaten Tebo. Sedangkan terkait adanya warga yang memakai KTP Riau namun tinggal di Kabupaten Tebo, menurutnya hal tersebut sah-sah saja karena itu hak warga negara.

“Tidak ada perubahan databest kita, kalau ada warga yang menetap di Kabupaten Tebo tapi menggunakan KTP daerah lain itu sah-sah saja, Pegawai kita saja banyak yang dari Bungo dan daerah lain dan masih menggunkaann  KTP asalnya,” ucap Lukman.

Sedangkan adanya warga Dusun Sentanu yang pada Oileg April 2014 mendapat hak pilih namun pada saat Pilgub kemarin sudah berubah menjadi warga Riau, Lukman menganggap bahwa hal tersebut merupakan ranah KPU yang menentukan bahwa warga boleh memilih di Kabupaten Tebo atau tidak. Pihak Dinas Dukcapil menurut Lukman hanya mencatat bagi warga yang pindah daerah dan sebagainya.

“Pada dasarnya masalah tersebut bukanlah kewenangan Dukcapil, tentang adanya warga yang bisa memilih dan yang tidak bisa, itu adalah kewenangan KPU sepenuhnya bukan kewenangan Dukcapil,” tuntas Lukman. (crew)

Related News