Sunday, November 15, 2015


TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Ali Khasim, kepala desa Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir Kabupaten Tebo, sekitar pukul 16:00 Wib pada Sabtu (14/11) kemarin, diculik oleh dua orang yang tidak dikenal.

"Ya, sore Sabtu kemarin kades kami dibawa kabur oleh 2 orang yang tidak dikenal dan mengendarai 2 motor," sebut Yamin warga Muara Kilis yang merupakan salah satu anggota Dewan Kabupaten Tebo, saat dikonfirmasi Minggu (15/11).

Menurut informasinya, kata Yamin, Kejadian bermula pada saat Kades hendak pulang dari Kuliah di Universitas Muara Bungo (UMB), dan tepatnya didekat kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bungo atau didepan Studio 5. 

Informasinya, mobil kades diserempet dan dihadang oleh 2 orang pengendara motor dan seketika itu tidak tahu apa permasalahannya maka terjadilah keributan akhirnya kades berkelahi dengan satu orang penculik tiba-tiba satu orang lagi memukul kades pakai kayu dari belakang.

"Setelah dipukul, Kades langsung pingsan, kemudian penculik langsung memasukkan kades ke dalam mobil dan membawanya kabur," jelasnya.
Warga yang melihat kejadian itu, lanjut Yamin, menduga bahwa orang 2 orang yang tidak dikenal tersebut akan membawa korban kerumah sakit, merasa curiga akhirnya salah satu anak SD disana langsung mencatat nomor plat mobil dan plat motor.

"Warga yang melihat mengira korban akan dibawa kerumah sakit, entah apa motif penculikan itu yang jelas hingga saat ini kades dan mobilnya dibawa kabur," jelasnya.

Saat ditanya berapa nomor Plat mobil maupun Plat motor yang dicatat oleh anak SD itu, dirinya menyebutkan bahwa Kades pada saat itu mengendarai Mobil Fortuner warna silver dengan Nopol BH 1969 WJ dan penculik itu mengendarai Motor  Suzuki Smesh warna merah hitam BH 3666 WW.

Atas kejadian itu, pihak keluarga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bungo dan Polres Tebo, serta pihak keluarga juga sudah mencari ke daerah Padang maupun Pekan baru,

"Kejadian ini sudah dilaporkan kepada pihak yang berwajib, dan pihak keluarga sudah berpencar, namun hingga kini belum ada laporan dan belum ada titik temu," pungkas Yamin.

Terkait hal tersebut, Kapolres Tebo, AKBP Aman Guntoro saat dikomfirmasi,  Minggu (15/11) membenarkan kejadian tersebut. Namun, dirinya mengatakan bahwa kasus tersebut ditangani oleh Polres Bungo. Sedangkan Polres Tebo dalam hal ini sifatnya membantu dalam pengungkapan dan penyelidikan kasus tersbut.

"Kejadian penculikan kades tersebut terjadi di wilayah Kabupaten Bungo, dan langsung ditangani oleh polres bungo, kita sifatnya membantu," ujar Kapolres.

Ditanya mengenai perkembangan tentang penculikan kades muara kilis tersebut, Kapolres menegaskan hingga saat ini belum dketemukan, 

"Hingga saat ini belum ditemukan, namun untuk lebih jelasnya silahkan konfirmasi ke polres bungo, karena ini merupakan wewenang Polres Bungo," pungkas Kapolres. (crew)