Proyek Penambahan Jaringan Listrik Tegangan Menengah Di Jalan Anggrek Rimbo Ulu Terbengkalai

Proyek Penambahan jaringan listrik di jalan Anggrek desa Suka Damai Kecamatan Rimbo Ulu, terbengkalai.
Diperkirakan oleh rekanan dikerjakan pada tahun 2008.
TEBOONLINE.COM, RIMBOULU - Proyek jaringan listrik bertegangan menengah (JTM) sepanjang 1 KM di Jalan Anggrek Ujung Desa Sukadamai Kecamatan Rimbo Ulu yang diperkirakan menelan dana Milyaran rupiah, pekerjaannya terbengkalai selama hampir lebih 7 tahun.

Dari Pantauan Teboonline.comy dilapangan, tertera angka tahun 2008 di Tiang listrik yang kondisinya memprihatinkan dan sebagian kabel juga sudah putus dan hilang diduga dicuri orang, bahkan tiang listrik tersebut ada yang nyaris roboh.

"Wah, jaringan listrik itu udah lama, tapi tidak disambung-sambung, entah kontraktornya kabur apa gimana kami juga tidak tau persis," ujar Waldi, Warga Jalan Anggrek, Selasa (10/11).

Waldi juga menyayangkan kepada pihak terkait yang membiarkan proyek jaringan listrik tersebut dibiarkan begitu saja, padahal masyarakat sangat membutuhkan pasokan listrik yang memadai.

"Padahal jika proyek tersebut diteruskan, masyarakat tentunya mendapatkan pasokan listrik yang memadai karena kondisi listrik sekarang di jalan anggrek ujung sering meredup," ungkapnya.

Sementara itu, Tokoh masyarakat lainya di desa Sukadamai, Edy, kepada Wartawan meminta agar masalah ini dibuka sehingga pihak penegak hukum tergerak hati untuk mengusut dugaan terjadinya Korupsi pada proyek tersebut.

“Ini sudah nyata-nyata korupsi, maka kami berharap pihak penegak hukum tergerak hatinya untuk mengusut tuntas proyek Jaringan listrik di Jalan Anggrek tersebut," tukasnya. 

Proyek penambahan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) di jalan Anggrek ujung dimaksudkan agar pasokan listrik disana dapat terdistribusi ke warga dengan maksimal. Pasalnya, jaringan tegangan rendah (JTR) disana sudah tidak mampu lagi memberikan pasokan listrik ke warga. (crew)

Related News