Paguyuban Keluarga Besar Sukowati Terbentuk Di Tebo

Ngadiono pakai Peci, Ketua PKBS Kabupaten Tebo terpilih poto bersama anggotanya.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Sejumlah Tokoh masyarakat dan putra-putri eks Transmigrasi Kecamatan Rimbo Bujang asal Kabupaten Sragen dan sekitarnya, Pada Jum'at (13/11) secara resmi membentuk Paguyuban Keluarga Besar Sukowati Kabupaten Tebo.

Dalam acara yang bernuansa temu kangen tersebut juga dipilih ketua Sementara yang nantinya di kukuhkan dengan mengundang paguyuban Sukowati se Provinsi Jambi serta tokoh-tokoh lainya. 

Ngadiono, Penggagas sekaligus Ketua terpilih sementara dalam sambutannya didepan putra-putri serta sesepuh asal Sragen mengatakan, terbentuknya Paguyuban Keluarga Besar Sukowati sebagai wadah tali silaturahmi, tidak hanya putra-putri asal sragen namun untuk semua masyarakat di Kabupaten Tebo tanpa membedakan ras maupun suku dan agama manapun.

"PKBS dibentuk sebagai wadah tali silaturahmi bukan hanya putra asal Sragen,  namun untuk semua masyarakat Tebo tanpa ada perbedaan," ungkap Ngadiono disela - sela acara itu pada Teboonline.com.

Tidak hanya itu saja lanjutnya, PKBS nantinya bersinergi dengan PEMDA Tebo dengan memberikan kontribusi dan sumbangsihnya, berupa pemikiran, sumbang saran, ide, gagasan sehingga kerjasama tersebut dapat meningkatkan perekonomian Masyarakat Tebo serta anggota paguyuban khususnya.

"Kita juga harus memberikan sumbangsih kita terhadap Pemda Tebo, dengan demikian tujuan peningkatan Ekonomi masyarakat Tebo khusunya anggota paguyuban dapat tercapai," ujarnya.

Kedepanya, dikatakan Ngadiono lagi, tidak hanya menjalin kerjasama dengan PEMDA Tebo, namun juga bekerja sama dengan Dunia usaha karena bimbingan dan pembinaan dirasakan penting sehingga anggota Paguyuban memiliki SDM guna membangun usaha yang berdikari sehingga cita-cita keluarga sejahtera dapat tercapai.

"Yang terpenting, selain dengan PEMDA Tebo, paguyuban juga akan menjalin kerjasama dengan dunia usaha untuk mendapatkan bimbingan dan pembinaan, sehingga anggota memiliki SDM untuk memulai usaha demi kesejahteraan keluarga," katanya.

Ngadiono juga menegaskan jika Paguyuban Keluarga Besar Sukowati tidak berafiliasi dengan partai politik apapun dan calon apapun demi menjaga keutuhan dan kelanggengan  Paguyuban. 

Sementara itu, pada pembentukan pengurusan Paguyuban Keluarga Besar Sukowati yang berlangsung di jalan Meranti desa Tirta Kencana sekitar pukul 14.00 WIB dihadiri oleh ratusan undangan. (bdi)

Related News