Dewan Desak Pemda Tebo Bentuk Perusahaan Daerah Pasar

WARTONO TRIYAN KUSUMA, SE.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tebo tengah mempersiapkan pembentukan Pansus Retribusi Pasar. 

Pasalnya, selama ini dewan menilai sejumlah pasar di daerah-daerah yang pengelolaannya masih dalam kewenangan SKPD atau dinas, rata-rata belum optimal baik dari sisi sumber pendapatan asli daerah melalui retribusi maupun penataannya.

"Kemungkinan besar Pansus akan mulai bekerja Senin depan," ungkap Wartono Triyan Kusumo, pejabat Wakil Ketua DPRD Tebo.

Wartono menggambarkan, hasil Pansus di DPRD nantinya dapat mendorong pemerintah daerah membentuk Perusahaan Daeah Pasar agar pengelolaan pasar bisa secara lebih profesional dan modern ke depan. Banyak potensi yang bisa dimaksimalkan, apabila ditangani dengan manajemen profesional, bukan model birokrasi pemerintahan. 

”Ada potensi parkir, retribusi pedagang, persampahan, kios, lapak, dan usaha lain yang terkait di dalamnya. Dari segi penampilan, harapannya pasar juga tidak terkesan kumuh. Semua harus bisa diarahkan ke pengelolaan manajemen modern, meski tidak meninggalkan karateristik sebagai pasar tradisional,” terangnya.

Dikatakannya lagi, pengalaman pengelolaan pasar lewat Perusda, dibeberapa kota dinilai berhasil. Seperti PD Pasar Jaya milik Pemprov DKI. Kemudian PD Pasar Surya milik Pemkot Surabaya. Jika ini berhasil, target ke depan, selain bisa memaksimalkan potensi PAD, juga memberikan citra pasar tradisional bisa dikelola dengan baik dan tampilan tetap bersih, nyaman dan aman

”Kalau masih dikelola dengan model birokrasi seperti ini, kasus - kasus seperti di Pasar Sarinah Rimbo Bujang bisa terjadi di pasar lain. Ini berbeda kalau sudah masuk dalam pengelolaan mandiri," pungkasnya. (crew)

Related News