Aiptu Bahri Sembiring Ditemukan Tewas Di Kebun Sawitnya


TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Aiptu Bahri Sembiring (47) Kemarin Senin (9/11) sekitar pukul 15,30 WIB Ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kebun sawit miliknya di Dusun Tanjung Pauh  Desa Lubuk Mandarsah Kecamatan Tengah Ilir Kabupaten Tebo.

Mayat Kanit Reskrim Polsek Muaro Tabir yang merupakan warga Kabupaten Bungo ini ditemukan dalam kondisi terlentang di kebun sawitnya oleh warga, Teguh (14) bersama adeknya yang saat itu sedang mencari rumput.

Saksi pun kemudian pulang kerumah memberitahukan kepada orang tua nya. Mendengar kabar dari anaknya itu, orang tua saksi langsung melaporkan hal tersebut kepada masyarakat. Aparat dan masyarakat yang datang ke TKP langsung membawa jasad korban ke RSUD STS Tebo untuk dilakukan visum.

Kapolres Tebo, AKBP Aman Guntoro saat dikonfirmasi, Selasa (10/11) membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, dari hasil visum yang dilakukan oleh dokter di RSUD STS Tebo, tidak dtemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dan Korban diduga telah meninggal dunia lebh dari 12 jam.

"Korban ditemukan telah meninggal dunia. Korban merupakan anggota kita yang bertugas di Polsek Muaro Tabir. Namun dari visum dokter, tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban, koran diduga telah meninggal lebih dari 12 jam," Jelas Kapolres.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Sahlan. Dirinya mengatakan bahwa setelah mendapat laporan, anggota Sat Reskrim Polres Tebo langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP yang dimpimpin langsung Kapolres Tebo, AKBP Aman Guntoro, mengintrogasi saksi, mengamankan barang bukti, dan membawa korban ke RSUD STS Tebo untuk dilakukan visum.

"Selain melakukan olah TKP dan membawa korban ke rumah sakit, kita juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit Mesin Potong rumput, 1 botol aqua berisi air minum, 1 buah tas hitam berisi 2 hp, Roti 4 bungkus merek roki, 1 pucuk Senpi Revolver dinas, 1 bungkus rokok Dunhil isi 19 batang, dan 1 buah mancis," ujar Sahlan.

Dirinya juga menjelaskan bahwa dari hasil visum yang dilakukan oleh dr Lisma Pasaribu di RSUD STS Tebo, bahwa di tubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Karena tubuh korban mengeluarkan tinja dan sperma, kuat dugaan korban meninggal dunia karena sakit seperti serangan jantung.

"Dari hasil visum memang tidak ada tanda kekerasan, namun dari karena mengeluarkan tinja dan sperma, menurut dokter korban meninggal karena sakit seperti serangan jantung," pungkas Sahlan.

Saat ini, korban Aiptu Bahri Sembiring telah dibawa pihak keluarga dan direncanakan akan dimakamkan besok di tempat tinggal korban di Kabupaten Bungo. (crew)

Related News