7 ABG Terjaring Saat Ngumpul Ditempat Sunyi

7 ABG yang terjaring saat Polsek Rimbo Bujang melakukan penertiban.

TEBOONLINE.COM,  RIMBOBUJANG - Berdasarkan laporan Camat Rimbo Bujang dan Anggota Dewan terkait maraknya kenakalan remaja yang dilakukan pada siang maupun malam hari hingga meresahkan masyarakat dan lingkungan, menjadi sorotan. 

Adapun yang menjadi lokasi sasaran mangkalnya para kawula muda diantaranya lapangan jalan RA Kartini, Terminal Wirotho Agung dan tempat lainnya yang strategis untuk tempat tongkrongan. Melihat hal itu, Pihak Polsek Rimbo Bujang pun tidak tinggal diam.

Tepatnya, Kamis (19/11) Polsek Rimbo Bujang berhasil menjaring sekelompok ABG  yang sedang asyik mangkal di lapangan jalan 8 Kelurahan Wirotho Agung. Sekelompok ABG yang diketahui berjumlah 7 Orang diantaranya laki - laki dan perempuan digiring ke Mapolsek Rimbo Bujang untuk didata dan panggil para orang tuanya masing - masing.

"Ada 7 ABG yang kita amankan saat razia," jelas Kapolsek rimbo Bujang, AKP Andi Zulkifli.SIK Pada Teboonline.com.

Dikatakannya, mereka yang terjaring membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi hal yang meresahkan lingkungan dan sebelumnya di berikan pengarahan. “Setelah kita berikan pengarahan, selanjutnya mereka kita serahkan kepada orang tuanya,“ pungkas Kapolsek.

Sementara itu, Lurah Wirotho Agung saat berada di Mapolsek Rimbo Bujang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya memberikan arahan dan mewanti-wanti kepada anak yang terjaring, untuk tidak mengulangi lagi perbuatan yang merugikan diri sendiri dan ketenteraman lingkungan.

“Saya minta selaku generasi muda harus menatap masa depan dengan optimis, hindari minuman tuak/miras, ngelem, narkoba dan tindakan lainnya yang dilarang oleh hukum. Berkarya yang positif dan bekerja sesuai profesinya,“ ungkap Soedjarijo, Lurah Wirotho Agung.

Mereka para remaja yang terjaring, berinisial MSF (21) warga Wirotho Agung, AS (15) warga Desa perintis, AP (18) warga Desa Perintis mahasiswi UMB Muara Bungo, ISF (19) warga Desa Perintis, EY (19) Desa Tirta Kencana, MW (16) Desa Tirta Kencana dan EF (23) warga Desa Wana Reja.

Menurut keterangan dari pihak Polsek, dalam penyisiran 7 remaja ini ditemukan juga bekas bungkusan Lem. (asa)

Related News