Shalat Istisqo Di Rimbo Bujang Diiringi Isak Tangis

Pelaksanaan Shalat Istisqo untuk yang kedua kalinya di Rimbo Bujang diiringi isak tangis.
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Kondisi alam belum juga bersahabat, krisis air dialami oleh banyak warga yang bertempat tinggal didataran yang tinggi akibat kemarau panjang. Selain masyarakat mengalami krisis air, kabut asap yang terus tebal masih menyelimuti Kabupaten Tebo yang berdampak banyak warga terkena penyakit ISPA.                       

Upaya masyarakat Kabupaten Tebo khususnya umat Islam di setiap Kecamatan dan Desa sudah menggelar shalat Istisqo secara serentak ditiap desa. Namun, belum juga diturunkan hujan yang memadai di Kabupaten Tebo. Seperti halnya di Kecamatan Rimbo Bujang, masyarakat sudah menggelar shalat Istisqo untuk yang kedua kalinya.

"Benar, hari ini  masyarakat  Muspika Rimbo Bujang, KUA, Lurah, Ulama, Tokoh masyarakat, santri Ponpes, siswa SD, SLTP dan SLTA melaksanakan Shalat Istisqa berjamaah di Kelurahan Wirotho Agung," papar Amir Said, Humas Panitia Shalat Istisqa Rimbo Bujang, pada Teboonline.com, Rabu (07/10).        

Panitia Shalat Istisqo Rimbo Bujang, menggelar Shalat Istisqo dipusatkan di Lapangan jalan Sultan Taha, Rabu (07/10) pukul 09.00 wib, bertindak selaku Imam Shalat Kyai Mukhlasin dan Khatib Kyai Abdul Karim.

"Panitia Shalat Istisqo Rimbo Bujang, sudah yang kedua kalinya melaksanakan Shalat Istisqo di tempat yang sama. Dan setiap Desa dalam wilayah Rimbo Bujang, juga menggelar Shalat Istisqo di wilayahnya masing-masing secara serentak pada hari tanggal dan jam yang sama sesuai jadwal Panitia Kecamatan," terang Amir Said. 

Pantauan Teboonline.com, Shalat Istisqo  yang kedua ini di Wirotho Agung, cukup lumayan ramai jemaahnya.  Shalat Istisqo berjalan hidmat dan banyak para jamaah Shalat Istisqo menangis menitiskan air mata pada saat Imam dan Khatib berdoa. (crew)  

Related News