Pengemis Menjamur Di Pasar Sarinah, Pedagang Terganggu

Ilustrasi.
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Tampaknya Pasar Sarinah Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, menjadi eksodus Pengemis yang datang dari luar Kabupaten Tebo. 

Terbukti, menjamurnya pengemis atau peminta- minta sedekah berbagai latar belakang atau modus meminta belas kasihan untuk mendapatkan pemberian uang sedekah.

Fenomena ini dapat di temui setiap harinya mulai dari pagi, siang maupun sore hari di toko atau warung para pengemis atau peminta sedekah di kawasan Pasar Sarinah. Para pedagang yang ada di kawasan Pasar Sarinah, merasa terusik atau terganggu oleh ulah atau gelagat para pengemis atau peminta sedekah.

"Bayangkan saja, setiap harinya tidak kurang dari 10 Orang pengemis atau peminta sedekah keluar masuk silih berganti di warung saya. Kacaunya lagi, jam 08.00 wib pagi hari sudah ada yang masuk meminta sedekah, sementara kita belum pecah telor dan lagi pula sedang sibuk menyusun dagangan," papar Irda, pedagang yang nota bene warga jalan Pati Mura, pada Teboonline.com, Jumat (02/10).      

Dikatakannya, menurutnya bukan masalah nilai sedekahnya dan terlepas ikhlas ataupun tidak ikhlas dalam memberi sedekah, tetapi masalah ketertiban lingkungan. "Masalah sedekah tergantung keikhlasan yang memberi. Kalau soal sedekah untuk anak yatim dan untuk Musholla dan Masjid dilingkungan sini petugasnya jelas. Parahnya lagi, mereka kebanyakan berasal dari Sumbar dan banyak yang mengaku dari yayasan anak yatim maupun Ponpes yang ada di Sumbar dengan membawa surat keterangan photo cofy yang tidak jelas," ujar Irda dengan meyakinkan.         

Lurah Wirotho Agung dikonfirmasi mengatakan, membenarkan menerima laporan dari pedagang terkait maraknya pengemis dan peminta sedekah yang mengganggu ketertiban di Kawasan Pasar Sarinah.

"Kita segera akan tindak lanjuti keresahan pedagang di Pasar Sarinah, yakni akan kita surati atau kita sampaikan surat edaran kepada Ketua RW/RT dalam wilayah Wirotho Agung, agar memantau dan mengawasi dan memeriksa surat keterangan para peminta sedekah yang memasuki di Wilayahnya, ini kan untuk ketertiban lingkungan," tegas Soedjarijo, Lurah Wirotho Agung.                    

Sementara itu, Camat Rimbo Bujang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya pada prinsipnya mendukung program Lurah Wirotho Agung, terkait penertiban menjamurnya pengemis dan sejenisnya yang sudah meresahkan warga.

"Saya mendukung program Lurah menertibkan peminta sedekah atau pengemis, setiap tamu atau peminta sedekah yang mengatas namakan yayasan, kelompok, organisasi dan lainnya supaya melapor kepada aparat setempat, seperti Ketua RT/RW maupun Lurah atau Kades setempat," tegas Sukiman.SP.MM, Camat Rimbo Bujang. (asa)            


Related News