Gantungan Tempat Sampah Di Wirotho Agung, Ganggu Pemandangan Dan Kenyamanan

Gantungan sampah buatan DPPK Kabupaten Tebo yang berada disepanjang jalan utama Wirotho Agung.
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Merupakan fenomena atau pemandangan tak sedap dipandang mata, bahkan mengganggu kenyamanan lingkungan. Pasalnya, banyaknya gantungan tempat pembuangan sampah warga yang tersebar di jalan Pahlawan Kelurahan Wirotho Agung dan Pasar Sarinah sekitarnya dianggap tidak layak.

Karena pada malam hari, sampah yang dibungkus plastik asoy yang bergantungan sering berhamburan di acak-acak anjing, kucing dan lainnya sehingga dipagi hari atau siang harinya menimbulkan bau tidak sedap dan merusak pemandangan.     

Sudah sebulan lebih, Gantungan pembuangan sampah buatan Dinas Perkotaan Pertamanan dan Kebersihan (DPPK) Kabupaten Tebo, ditempatkan di Wirotho Agung mendapat kritikan oleh masyarakat setempat. Terkait hal tersebut, Lurah Wirotho Agung melayangkan Surat ke DPPK Tebo bernomor 66.2/2397/Ekbang, tanggal 13 Oktober 2015 tentang gantungan sampah dengan Tembusan Muspika Rimbo Bujang.

"Benar, kita layangkan Surat ke DPPK Tebo, terkait gantungan tempat sampah Di Wirotho Agung yang mendapat kritikan dari masyarakat," ungkap Soedjarijo Lurah Wirotho Agung, pada Teboonline.com, Selasa (20/10).     

Imbuh Soedjarijo, disarankan supaya petugas memungut dan mengangkut sampah tepat pada waktunya. "Kita minta petugas mengambil sampah mulai pukul 05.00 wib sampai dengan jam 06.00 wib pagi hari, sehingga pada siang harinya sudah tidak ada lagi sampah yang bergantungan, dan untuk mengangkut sampah lebih baik menggunakan gerobak motor untuk memperlancar transportasi," ujar Lurah Soedjarijo.             

Sementara itu, Hadi Sutrisno Ketua RW jalan Pahlawan dikonfirmasi mengatakan, membenarkan adanya masyarakat yang mengkritik supaya gantungan sampah yang ada sekarang ini, lebih baik digantikan dengan tempat sampah yang lain seperti Drum dan lainnya.

"Kita minta supaya pihak DPPK Tebo mengganti gantungan sampah dengan yang lainnya, biar kesannya enak dipandang mata dan ke Asrian lingkungan di Wirotho Agung, " tuturnya.               

Hal senada, disampaikan Siti Patimah, warga jalan Sultan Taha dirinya mengakui pernah melihat bungkusan plastik asoy jatuh berserakan disekitar gantungan sampah. "Benar Pak, saya melihat dibungkusan asoy berisikan kucing mati dan kotoran orang, waduh baunya setengah mati," ujar Siti Patimah saat berada di warungnya di Pasar Sarinah. (asa)                      

Related News