Minta Hujan, Warga Rimbo Bujang Gelar Sholat Istisqo

Warga Rimbo Bujang gelar Shalat Istisqo untuk minta hujan.
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Kekeringan akibat kemarau panjang sudah terjadi diseluruh wilayah di Kabupaten Tebo. Tak hanya mengakibatkan keterpurukan ekonomi, kemarau panjang juga mengancam keselamatan masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih.

Hanya bisa pasrah dan memohon kepada Yang Maha Esa, itulah satu-satunya usaha yang bisa dilakukan warga  hingga sejauh ini.

Seperti yang dilakukan ratusan warga Kecamatan Rimbo Bujang pada Kamis (17/09) melaksanakan sholat Istisqa memohon pada Allah SWT supaya diturunkan hujan diwilayah mereka dan propinsi Jambi pada umumnya.

Warga dari berbagai desa rela berjalan kaki dan berkumpul di lapangan Wirotho Agung jalan Sultan Thaha Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang. Sekitar pukul 13.00 WIB, ratusan  warga  menggelar sholat Istisqo

"Sudah lima bulan lebih tidak ada hujan. Makanya kami dari beberapa desa kumpul di lapangan ini untuk sholat minta hujan," ungkap Iwan salah seorang warga.

Dia melanjutkan, kemarau kali ini memang membawa pengaruh yang begitu besar bagi warga. Tidak hanya dari segi ekonomi, tapi juga keselamatan warga.

"Sawah sudah kering, banyak padi mati. Selain itu karet tidak ada harganya, kami sangat sulit tahun ini," ungkapnya.

"Kami juga kesulitan air bersih. Sumur-sumur warga sudah kering semua, untuk minum kami antrian disungai kecil. Sedangkan untuk mandi dan mencuci kami di sungai," tambah Iwan lagi.

Sementara itu, Camat Rimbo Bujang Sukiman mengatakan sholat Istisqa dilakukan karena sudah lama tidak turun hujan dan menyebabkan kekeringan di Kecamatan Rimbo Bujang

"Kita lakukan karena hujan jauh tidak akan turun, makanya kita lakukan. Ini juga menindak lanjuti, instruksi Bupati Tebo untuk melakukan sholat disejumlah Kecamatan, mudah – mudahan apa yang menjadi harapan kita pada pelaksanaan Shalat Istisqo ini dapat tercapai," ucapnya. (asa)






Related News