Satgasus Kejagung RI Kembali Tetapkan Tersangka Terkait Proyek Jalan Di Tebo

Satgasus Kejagung RI saat kembali mengecek proyek jalan
di Tebo.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Sebanyak 20 orang saksi telah diperiksa oleh Tim C Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) di Kejati Jambi. Pemeriksaan dilakukan terkait dengan perkara hukum terjadi adanya dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Perkerjaan Umum (DPU) Kabupaten Tebo dalam pengerjaaan proyek pengaspalan jalan pada paket 10, 11 dan 12 dengan dana Rp 63 Miliar dianggarkan secara Multiyears dari tahun 2013-2014.

Dimana pemeriksaan 20 orang saksi itu terkait dengan telah ditetapkan dua orang tersangka baru bernama Ali Arifin selaku pemilik AMP PT. Kalingga dan tersangka berinisial S selaku pelaksana PT. Rimbo Peraduan yang juga sebagi pemborong paket 10 dengan pengerjaan jalan 21 Perintis Rimbo Bujang dan Pal 12 Muara Tebo.

Bedasarkan informasi yang diperoleh dari salah satu anggota Tim C Satgassus Kejagung RI, yang diketuai oleh Reinhard Tololiu mengatakan dalam dua hari ini, mulai Rabu (2/9) tim Satgassus telah memeriksa sebanyak 8 orang saksi yang terkait dengan perkara dua orang tersangka, bahwa mereka (Saksi-red) hanya diminta keterangan seputar kasus proyek tersebut, ujar anggota Tim C Satgassus ini melaui via SMS, pada Kamis (3/9/) kemarin.

Pada hari selanjutnya, Kamis siang (3/9) tim C Satgassus juga telah melakukan pemeriksaan saksi lanjutan dan itu masih terkait masalah dua terangka baru, adapun saksi yang telah diperiksa pada hari Kamis ini (3/9) sebanyak 12 orang saksi.

“Jadi semua saksi yang diperiksa dengan diminta keterangan mengenai dua tersangka baru dalam kasus proyek yang sama, itu tim telah memeriksa sebanyak 20 orang saksi,” ujarnya.

Dikatakannya lagi oleh salah satu anggota Tim Satgassus bahwa mereka semua termasuk saksi, dan yang diperiksa hari ini (Kamis-red) baru dari pihak rekanan dan  staf Dinas PU Tebo di kantor Kejati Jambi.

Perlu diketahui, sebelumnya Tim C Satgassus Kejagung RI yang diketuai Reinhard Totoliu telah menetapkan tiga orang tersangka Joko Priyadi selaku Kabid Bina Merga Dinas PU Tebo juga sebagai PPK dan KPA, itu telah ditahan di rutan Salemba Jakarta.

Kemudian, ada dua rekanan pemilik perusahaan PT. Rimbo Peraduan dengan Direktur Suryono dan PT. Bungo Tanjung Raya dengan Direktur Hasoloan Sitanggang telah ditetapkan sebagai tersangka. Tapi, hingga sampai sekarang belum juga dilakukan penahanan oleh pihak Kejagung RI. (Husni)


Related News