Pembagian Hewan Kurban PT LAJ Dan PT Wahana Mukti Wasesa, Pilah - pilih

Ilustrasi.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Masyarakat desa Teluk Kuali Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo, memprotes kebijakan PT Lestari Asri Jaya (PT LAJ) dan PT Wahana Mukti Wasesa. Pasalnya, kedua perusahaan besar tersebut pilah – pilih atau tidak merata dalam hal pembagian hewan Sapi untuk kurban kepada desa – desa disekitar perusahaan tersebut berada.

Hal itu seperti yang diungkapkan salah seorang warga desa Teluk Kuali, Husni. Menurut Husni, kedua perusahaan tersebut yang HGUnya membentang diantara Kecamatan Tebo Ulu, VII Koto hingga desa Pemayongan, pada hari raya idul Adha tahun ini memberikan paket Sembako dan hewan kurban berupa Sapi kepada desa – desa terdekat perusahaan.

Salah satu contohnya misalnya, desa Cermin Alam Kecamatan VII Koto Ilir dan desa Melako Intan Kecamatan Tebo Ulu. Kedua desa tersebut berdampingan dengan desa Teluk Kuali. Selain mendapatkan paket sembako dari PT LAJ dan PT Wahana Mukti Wasesa, dua desa tersebut masing – masing mendapatkan dua ekor hewan kurban yakni Sapi.

Anehnya, desa Teluk Kuali tidak mendapatkannya seperti desa – desa yang lainnya. Padahal, jarak desa Teluk Kuali dengan kedua perusahaan tersebut sama dekatnya dengan dua desa tersebut. Namun, selama ini tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari perusahaan tersebut.

“Yang kami pertanyakan, kenapa desa Teluk Kuali tidak mendapatkan bantuan hewan kurban dari PT LAJ dan PT Wahana Mukti Wasesa, padahal apapun Limbah dari kedua perusahaan itu berimbas kepada warga desa Teluk Kuali seperti Limbah air getah karet milik PT Wahana Mukti Wasesa yang diduga dibuang ke Sungai Batanghari,” tegas Husni pada Teboonline.com, Kamis (24/9).

Aliran Sungai Batanghari itu lanjut Husni, lewat desa Teluk Kuali, apalagi soal kabut asap ini, dua perusahaan itu penyumbang terbesar kabut asap, ya warga desa Teluk Kuali kena dampaknya karena paling dekat dengan perusahaan itu.

Desa Teluk Kuali tidak mendapatkan alokasi hewan kurban Sapi, Husni juga mengaku mempertanyakan hal itu kepada pihak PT Wahana Mukti Wasesa. Kata pihak PT, yang mendapatkan pemberian hewan kurban Sapi dan Sembako adalah desa yang masuk dalam kategori desa Ring satu hingga ring empat. 

Namun, Husni juga mempertegas kepada pihak perusahaan bahwa desa Teluk Kuali sama halnya dengan desa Melako Intan dan Cermin Alam yang katanya masuk dalam desa kategori Ring empat. Kalau seperti ini namanya pilah – pilih.

Terkait persoalan itu, Humas PT Wahana Mukti Wasesa, Jupri saat dikonfirmasi Teboonline.com mengatakan bahwa desa Teluk Kuali tidak termasuk dalam kategori ring satu sampai ring empat.

“Yang dapat alokasi hewan kurban Sapi dan Sembako adalah desa yang masuk dalam ring satu sampai ring empat,” ujar Jupri. (us)


   

Related News