Terkait Anggaran, 41 Desa Terancam Gagal Gelar Pilkades


TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Sebanyak 41 desa yang tersebar di Kabupaten Tebo harus gigit jari. Pasalnya. pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) bulan Oktober 2015 mendatang terancam gagal.

Dian, salah satu warga Tebo yang dulunya juga pernah menjabat sebagai Kades menuturkan, jika pelaksanaan Pilkades pada tahun 2015 bakal ditunda. Berdasarkan informasi yang dia dapat, alasan penundaan tersebut dikarenakan belum siapnya anggaran untuk Pilkades.

"Katanya soal anggaran. Karena untuk pelaksanaan Pilkades anggarannya dari pemerintah Kabupaten," ucapnya meyakini.

Sementara itu, Kasi Pemdes BPMPD Tebo, Ansori saat dihubungi melalui sambungan telepon juga membenarkan jika pelaksanaan Pilkades tahun ini ditunda. Penundaan tersebut dipaparkan Ansori, karena terkendala banyak hal. Selain belum rampungnya pembahasan Perda terkait pelaksanaa Pilkades, alasan lainnya juga adalah soal anggaran.

"Kita masih terbentur masalah anggaran. Dan ini masih dibahas oleh dewan," Ansori meyakini.

Ansori juga bilang, jika pembahasan anggaran sudah rampung, pihaknya bakal menyampaikan langsung keperangkat desa. Mengingat anggaran pelaksanaan Pilkades bersumber dari pemerintah daerah yaitu Badan PMPD, diminta kepada seluruh desa untuk bersabar.

"Kalau tidak meleset bakal digelar pada bulan April 2016 mendatang. Soal besarnya anggaran perdesa itu bervariatif yakni, antara Rp 20 juta hingga Rp 25 juta," katanya.

"Tiap desa lingkupnya berbeda, ada yang kecil dan besar. Jadi besarnya anggaran tiap desa itu berbeda," timpalnya.

Saat disinggung apakah bakal ada penambahan desa yang menggelar Pilkades pada 2016 mendatang, Ansori bilang, tidak tertutup kemungkinan bakal bertambah.  "Bisa saja, karena ada beberapa desa di Tebo yang agenda Pilkadesnya pada 2016," tuntasnya menceritakan pada Teboonline.com. (crew)

Related News