Seorang Nenek Dirampok Dan Dibunuh

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Seorang nenek 65 Tahun ditemukan tewas mengenaskan di kebun sayur miliknya Minggu kemarin (16/8) sekitar pukul 19.15 Wib. Diduga nenek 65 tahun tersebut merupakan korban perampokan karena kondisi korban yang pada saat ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dan semua perhiasan milik korban sudah hilang.

Nenek 65 tahun tersebut ialah Musinem alias Mus Binti Mukmin warga Rt 04 Dusun Suka Ramai Desa Cermin Alam Kecamatan VII Koto Ilir Kabupaten Tebo. Korban ditemukan dalam keadaan terbujur tidak bernyawa dengan kondisi seluruh tubuh korban penuh luka. Sedangkan jari manis tangan kiri korban pun sudah putus diduga dipotong oleh pelaku yang memaksa mengambil cincin emas yang dipakai korban .

Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Sahlan saat dikonfirmasi Teboonline.com membenarkan kejadian tersebut. Dirinya mengatakan bahwa kuat dugaan tewasnya Nenek 65 Tahun tersebut merupakan korban pembunuhan. "Iya benar, korban Musinem 65 Tahun ditemukan tewas didalam kebun sayur sekitar pukul 17.30 wib tadi sore (Kemarin_red). Kuat dugaan korban dibunuh, karena kondisi tubuh korban yang penuh luka," jelas Sahlan.

Sahlan juga menambahkan bahwa Korban Pertama Kali ditemukan oleh anak Korban, Hamdan. Menurut keterangan anak korban, korban dan temannya Intan Binti Pudin pergi ke kebun sekitar pukul 07.00 Wib paginya. sekira pukul 10.00 wib Saksi atas nama Intan pulang ke rumah sedangkan korban masih tinggal dikebunnya bekerja mengambil sayur kangkung.

Karena hingga sore, korban tak kunjung pulang, sekitar pukul 19.15 wib anak korban atas nama Hamdan dan Efendani yang merasa cemas dan kemudian mencari ibunya ke kebun. Namun sesampainya di kebun, Ibunya (korban_red) didapati sudah tidak bernyawa dengan posisi terlentang dan muka ditutupi dengan daun pisang kering. Pada tubuh mengalami luka pada bagian  jari manis tangan  kiri putus, perhiasan emas milik korban berupa Cincin dan anting-anting sudah hilang.

"Korban awalnya pergi kekebun, karena tak kunjung pulang hingga sore, anak korban lalu mencari korban. Namun saat ditemukan korban sudah tewas dengan kondisi yang mengenaskan," ungkap Sahlan.

Pihak kepolisian yang mendapat laporan langsung turun ke TKP dan melakukan Olah TKP, Melakukan introgasi terhadap para saksi, dan korban langsung dibawa ke puskesmasVII Koto Ilir untuk dilakukan riksa.

"Setelah mendapat laporan kita langsung turun ke TKP. korban langsung kita bawa ke puskesmas untuk dilakukan riksa. Saat ini kita masih terus berusaha mengungkap siapa pelaku pembunuhan ini," pungkas Sahlan. (crew)

Related News