Petani Menjerit, Harga Karet Dan Sawit Terus Merosot. "Karet Rp 6000/kg, Sawit Rp 600/kg"


TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Entah kapan petani di Kabupaten Tebo ini menghembuskan nafas leganya setelah sekian lama menahannya. Pasalnya, harga komoditi utama seperti getah Karet dan Buah Sawit terus mengalami penurunan. Meskipun ada kenaikan, itu pun tak bertahan lama.

Seperti sekitar satu bulan yang lalu, harga getah karet sedikit lumayan mencapai titik aman bagi petani yaitu berkisar Rp 8500/kg dan buah sawit Rp 1800/kg. Seiring berjalannya waktu, harga dua andalan produksi kebun warga tersebut sedikit demi sedikit terus turun hingga sekarang.

Untuk di wilayah Kecamatan VII Koto Ilir, harga buah sawit berkisar Rp 600/kg, di wilayah Kecamatan Rimbo Bujang Rp 700/kg dan Muara Tebo juga berkisar 700/kg. Untuk harga getah karet, di wilayah Rimbo Bujang hampir merata yakni Rp 6000/kg, begitu pula didaerah aliran Sungai Batanghari.

Rohim, petani Karet Rimbo Bujang yang bertempat tinggal di Jalan Sultan Hassanudin RT 02 RW 03 Kelurahan Wirotho Agung menuturkan bahwa Getah karet saat ini seperti tidak ada harganya. Kalau menjual di Pasar lelang itu masih mending harganya, tapi pada umumnya warga menjual kepada Tengkulak, dan harga di Tengkulak inilah yang rusak dan petani terjebak harganya.

“Harga getah karet Rp 6000, belum lagi kena potongan persen tiap karungnya,” keluh Rohim pada Teboonline.com, Minggu (9/8) yang diamini rekannya, Dekon petani sawit asal Sungai Abang Kecamatan VII Koto Ilir yang mengaku baru saja menjual buah sawitnya dan diharga Rp 600/kgnya. (crew)


Related News