Korupsi Proyek Listrik Di Tebo, Setelah Iwan, Kini IJP Dan SH Ditahan

Kejari Tebo saat melakukan pemeriksaan para tersangka
kasus korupsi proyek listrik Tebo.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Kasus korupsi proyek pembangunan Jaringan Listrik di Kabupaten Tebo yang ditangani oleh pihak Kejari Tebo, satu persatu pelakunya terus bertambah dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Selain Iwan Julianes, IJP dan SH yang telah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus proyek pembangunan jaringan listrik di Desa Muara Ketalo Kecamatan Tebo Ilir dan Desa Sapta Mulya Kecamatan Rimbo Bujang, Kamis(23/7) Kejari Tebo menyerahkan SH dan barang bukti dari penyidik ke penuntut umum.

Kasi Pidsus Kejari Tebo Restu A. Cahyono terkait hal ini membenarkan bahwa IJP dan SH masuk tahap dua, yaitu penyerahan barang bukti dari penyidik ke penuntut umum. Selain SH dan IJP, Iwan Yulianes juga masuk tahap dua.

"Iya hari ini masuk tahap dua, yaitu penyerahan tersangka IJP dan SH, juga barang bukti dari penyidik ke penuntut umum," ujar Kasi Pidsus pada awak media. Menurutnya setelah masuk tahap dua, selanjutnya pihaknya akan melimpahkan berkas IJP dan SH ke pengadilan untuk disidangkan.

"Secepatannya kita limpahkan ke pengadilan,"imbuhnya.

Tidak berbeda dengan Iwan Ceper, IJP dan SH juga  diancam pasal 2 ayat 1 jo pasal 3 jo pasal 9 jo pasal 18 UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas uu nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor, jo pasal 55 ayat 1 KUHP.

"Hari ini kita akan melanjutkan penahanan atas dua tersangka tersebut. Jadi, ada tiga tersangka yang akan kita limpahkan ke pengadilan yaitu, IJP, SH dan IY yang sudah kita tahan kemarin (Rabu 22/7)," pungkasnya.

Diketahui, sebelumnya pengadilan Tipikor Jambi telah memutuskan Sutrisno alias Anok rekanan pada kasus tersebut selama 7 tahun penjara. Rabu (22/7) kemarin, tim Kejari Tebo juga menahan IY anak mantan Bupati Tebo terkait kasus yang sama. (crew)


Related News