Tanah Fasum Di Wirotho Agung Di Sertifikatkan Hak Milik Oleh Warga

TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Tanah Fasilitas Umum (Fasum) yang membentang di sebelah Selatan dan Utara simpang jalan Pulai Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, sebagian telah di Sertifikatkan oleh warga dengan status hak kepemilikan.

Padahal, tanah Fasum tersebut adalah milik Pemerintah Daerah Kabupaten Tebo sebagai asset Pemerintah yang setiap tahunnya dilakukan inventarisasi untuk menjaga agar asset Pemerintah dalam hal ini tanah Fasum terhindar dari penguasaan perorangan.

Hal itu seperti yang dikatakan oleh Ketua RT jalan Cut Nyak Dien Kelurahan Wirotho Agung, Suburhan. Dikatakan Suburhan, sebelah Utara dan Selatan simpang jalan Pulai adalah tanah Fasum, untuk itu ia mengaku sangat heran kenapa tanah Fasum tersebut bisa di Sertifikat hak milik oleh warga.

Padahal lanjut Suburhan, dulu pernah dibagian depan tanah Fasum yang di Sertifikat tersebut dipasang papan nama oleh pihak Kelurahan pertanda kalau tanah tersebut sebagai cikal bakal lokasi Satelit Perdagangan yang artinya lokasi itu adalah benar – benar tanah Fasum.

“ Dari dulu ya kiri kanan simpang jalan Pulai itu tanah Fasum, nggak tahu kok tiba – tiba di Sertifikat dan diperjual belikan. Ya pasti kalau nyertifikatkan tanah Fasum itu ada kerja samanya sama pak Lurah, kalau nggak ya pasti nggak bisa keluar,” ujar Suburhan pada Teboonline.com, Rabu (24/6).

Sementara itu, Lurah Wirotho Agung Soedjarijo saat dikonfirmasi Teboonline.com terkait hal itu mengatakan bahwa dirinya dulu yang memasang papan nama Satelit Perdagangan dilokasi tersebut. Paska pemasangan itu, Lurah mengaku dikomplain oleh warga yang bernama S.

Warga tersebut mengaku bahwa selama ini ia telah menggarap tanah tersebut. Kepada Teboonline.com, Lurah mengira bahwa tanah tersebut adalah tanah Fasum, ternyata tanah tersebut adalah tanah milik S.

“ Saya lupa kalau tanah itu tanah Fasum, ternyata itu tanahnya S dan sudah di Sertifikat,” ujar Lurah saat dikonfirmasi di kantornya, Rabu (24/6).

Sementara, diperoleh informasi oleh Teboonline.com, baru – baru ini beredar kabar bahwa Lurah Wirotho Agung Soedjarijo disebut – sebut turut andil dalam jual beli tanah Fasum di Simpang jalan Pulai kelurahan Wirotho Agung. Salah satu pembelinya adalah Dewi, warga Muara Bungo yang membeli tanah Fasum tersebut dengan ukuran 10 x 30 m seharga Rp 45 Juta.

Sekda Tebo, Noor Setya Budi saat dimintai komentarnya tentang adanya keterlibatan oknum PNS jual beli tanah Fasum, Sekda berjanji bakal menindak tegas oknum tersebut. “ Saya akan laporkan ke Bupati kalau ada PNS yang jual beli tanah Fasum, tindak tegas,” tegas Sekda. (crew/santoz/rto)  

Related News