Sat Pol PP Tangkap Mahasiswi UMB Sedang Mesum Di Hotel Grand Ratu

Sat Pol PP Tebo saat merazia Waria di Terminal Rimbo Bujang beberapa waktu lalu.

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Tebo, Senin malam (15/06), melakukan razia di sejumlah Hotel, warung remang-remang (Warem) dan Kos - kosan yang ada di kawasan Rimbo Bujang.

Dalam razia ini, Pol PP mulai merazia sekitar pukul 21.30 hingga pukul 01.00 WIB dini hari, yang dimulai dari kafe Putri yang berada di unit 4 terdapat 4 orang wanita yang diduga pekerja sek komersil (PSK), kemudian berlanjut ke sebuah hotel Linda yang berada dibelakang SMAN 2 Kabupaten Tebo yakni di jalan Sultan Thaha Wirotho Agung.

Disana, Pol PP berhasil mengamankan satu pasangan mesum, setelah itu di hotel Grand Ratu, Pol PP juga berhasil mengamankan dua pasangan mesum yang tidak dapat menunjukan identitasnya, terakhir Pol PP berhasil mengamankan 5 pria dan 1 wanita tanpa ada ikatan yang jelas disebuah Kos.

Pasangan mesum yang berhasil diamankan adalah RM (23) dan pasangannya AR (20) salah satu mahasiswi Universitas Muara Bungo (UMB), kemudian TM (28) dan pasangannya RY (25) kedua pasangan ini di amankan di Grand hotel Ratu, pasangan selanjutnya yakni BP (35) dan pasangannya AU (25) diamankan di hotel Linda.

Adapun wanita yang diduga PSK ialah Dina mardiana (24), Dika sarlena (25), Sumi (22), Eka saputri (20), keempat orang wanita yang berhasil diamankan Pol PP di cafe Putri, dan pemuda pemudi yang terjaring di sebuah kos yaitu DP (22), HP (20), JP (20), SA (20), RF (19) dan teman wanitanya HS (21) yang merupakan Sales Promotion Girl (SPG) rokok GG Mild asal Jawa Tengah.

Saat dikonfirmasi, Kasat Pol PP Taufik Khaldy, melalui Kasi ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum) Riky Syaifuddin, Selasa (16/06), dirinya mengatakan penertiban ini dilakukan karena akan menyambut bulan puasa sekaligus menegakkan perda no 7 tahun 2003.

"Ya, tadi malam (red-kemarin) kita berhasil menjaring 3 pasangan mesum, 4 orang yang diduga wanita penghibur, serta menjaring 6 pemuda-pemudi disebuah kos yang tidak ada ikatan yang jelas, karena telah lewat jam kunjungan yaitu pukul 23.00 WIB," ungkap Riky.

Saat ditanya apakah dalam penjaringan tersebut terdapat pemain lama, Riky menegaskan bahwa dari hasil berkas acara pemeriksaan (BAP) tadi malam (red-kemarin) semua yang diamankan itu adalah wajah baru.

"Tidak ada pemain lama, semuanya wajah baru," tegas Riky meyakini

Dikatakan Riky, untuk menindaklanjutinya semua diproses sesuai dengan aturan, untuk wanita yang diduga PSK, sebagai penegak perda pihaknya akan bekerjasama dengan panti sosial dan panti rehab untuk dikirim ke Jambi.

"Semua yang terjaring diproses sesuai aturan," jelasnya singkat.

Sementara itu, untuk pasangan mesum dan para pemuda pemudi yang terjaring di sebuah kos dibuat surat pernyataan langsung dari orang tua bersangkutan atau perwakilan dari pihak keluarganya untuk menjamin perbuatannya.

"Jika pihak keluarganya bisa menjamin, semuanya akan kita kembalikan pada keluarga masing-masing," tutup Riky Syaifuddin. (crew)

Related News