Replanting Karet, Disbun Tebo Bakal Alokasikan 55 Ribu Bibit

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Tebo berambisi ingin membentuk kantong-kantong penghasil getah karet berkualitas. Salah satunya adalah dengan melakukan Replanting (Peremajaan_red) karet usia tua dengan yang baru.

"Program Replanting tahun ini sudah kita siapkan, ada 55 ribu batang bibit karet untuk lahan seluas 100 hektar," ujar Kasi Penyuluhan dan Pengembangan, Dinas Perkebunan Kabupaten Tebo, Bakhroin Siregar kepada Teboonline.com, Senin (22/6).

Sejauh ini kata Bakroin, produksi dan kualitas getah karet di Kabupaten Tebo masih sangat rendah jika dibandingkan dengan daerah atau negara lain. Hal ini bisa dilihat dari luas lahan dengan hasil karet yang diperoleh. 

"Kalau luas lahan Tebo luar biasa, tapi itu belum sebanding dengan produksi getah yang dihasilkan. Setahun hanya seper sekian persen dari luasan kebun," ucapnya.

Saat ini Dinas Perkebunan tengah melakukan validasi ke beberapa kantung-kantung yang dianggap sebagai daerah dengan potensi karet yang baik. Lebih lanjut kata Bakhroin, melalui program ini sudah ada beberapa desa yang tertarik mengajukan permintaan peremajaan, diantaranya yakni, Desa Sido Rukun dan Desa Wanareja.

"Kalau ini sudah divalidasi barulah kita usulkan melalui SK bupati," sebutnya meyakini.

Jika ini sudah diusulkan ke Bupati, kemungkinan program tersebut baru akan digulirkan sekitar bulan Oktober mendatang. Pasalnya kata dia, bulan tersebut (Oktober,red) potensi curah hujan cukup baik, kondisi inipun sangat mendukung untuk melakukan penanaman bibit karet.

"Kalau kita salurkan sekarang kurang baik, kondisi cuaca sekarang masih panas," sebutnya lagi.

Dia menambahkan, dengan digulirkannya program peremajaan ini diharapkan bisa memperbaiki kualitas getah karet Tebo serta meningkatkan produktifitas karet saat ini. Untuk itu melalui APBD II senilai Rp 600 Juta program peremajaan karet tahun ini berjalan sukses. 

"Data terakhir itu menyebutkan ada 112 ribu Ha, luasan lahan perkebunan karet yang ada di Kabupaten Tebo, baik yang dikelola oleh perusahaan ataupun masyarakat," tuntasnya. (de2)

Related News